Berita Pangkalpinang
Optimalisasi Kinerja ASN, BKPSDMD Babel Dorong Penguatan Kesehatan Mental
Dinamika birokrasi yang kian menuntut ASN untuk selalu dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kepala BKPSDMD Provinsi Bangka Belitung, Darlan menekankan kondisi kesehatan baik jiwa maupun raga yang seimbang, sangatlah penting guna optimalisasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini pun diungkapkan sebagai penguatan bagi ASN, khususnya selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
"Didalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Artinya kalau tubuh kita sehat, insya Allah jiwa kita juga pasti sehat. Keseimbangan kesehatan jiwa dan raga memberikan kemampuan berpikir dengan optimal bagi manusia," ujar Darlan, Senin (9/3/2026).
Dinamika birokrasi yang kian menuntut ASN untuk selalu dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, diungkapkannya membuat kondisi sehat jiwa dan raga bagi seorang ASN adalah mutlak.
"Upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental serta strategi manajemen stres yang komprehensif bagi ASN dan sebagai literasi kesehatan mental, penguatan strategi coping yang adaptif guna mewujudkan ASN yang sehat, tangguh, dan berintegritas," jelasnya.
Darlan mengatakan kesehatan mental yang tidak stabil atau terganggu, dapat mempengaruhi kualitas hidup, baik kehidupan pribadi, dalam pekerjaan maupun lingkungan sosial lainnya.
"Kesehatan mental yang buruk akan berdampak pada pengambilan keputusan yang tidak optimal, hubungan kerja yang kurang harmonis, dan menurunnya kualitas pelayanan," bebernya.
Begitu juga sebaliknya, dengan kesehatan mental yang baik juga akan memberikan dampak positif pada kualitas kehidupan.
"ASN yang sehat mentalnya akan lebih profesional, stabil emosinya, dan berintegritas. Dengan demikian, kualitas pelayanan publikpun akan semakin meningkat dan mampu memberikan citra yang baik, serta kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah," jelasnya.
Sementara itu Darlan mengingatkan agar para ASN selalu mengembangkan kompetensinya sebagai bekal, dalam menghadapi perkembangan serta kemajuan zaman.
"ASN harus adaptif dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis. Caranya membekali diri dengan menambah ilmu pengetahuan dan mempelajari keterampilan baru sesuai dengan minat masing-masing. Dan yang terpenting, jangan lupa adab dulu baru ilmu. Setinggi-tingginya ilmu yang kita punya tidak akan ada artinya kalau tidak memiliki akhlak yang mulia," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
| RS Primaya Hospital Bhakti Wara Pastikan Sudah Sesuai Prosedur Terkait Pasien CP yang Meninggal |
|
|---|
| Anggota DPRD Pangkalpinang Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Dugaan Penipuan |
|
|---|
| Ombudsman Babel Periksa Kepatuhan Standar Prosedur RS Swasta yang Dilaporkan Atas Dugaan Malapraktik |
|
|---|
| Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir, CP Harus Datangi Empat Rumah Sakit untuk Mendapat Penanganan Medis |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pangkalpinang, Amankan Ratusan Gram Barang Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251124-Darlan.jpg)