Berita Bangka Selatan
Belum Perlu Daging Beku, Stok Sapi di Bangka Selatan Masih Melimpah Jelang Lebaran
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung memastikan ketersediaan daging sapi segar masih dalam kondisi aman
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung memastikan ketersediaan daging sapi segar masih dalam kondisi aman.
Harga yang masih stabil serta stok daging sapi segar dinilai masih mencukupi hingga beberapa bulan kedepan.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah belum mempertimbangkan penggunaan daging beku untuk memenuhi kebutuhan daging bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan 400 ekor sapi tersedia di Kecamatan Toboali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Lebaran.
Jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idulfitri mendatang.
Hewan ternak tersebut tersebar di sejumlah tempat pemotongan hewan yang dimiliki secara pribadi oleh para pelaku usaha setempat.
“Dengan jumlah tersebut, Insya Allah kebutuhan daging untuk masyarakat bisa tercukupi,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (17/3/2026).
Risvandika menjelaskan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan hewan ternak tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap stabil sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan daging di pasaran.
Selain memastikan ketersediaan stok, pihaknya juga turut memantau pergerakan harga daging sapi di pasar.
Upaya ini dilakukan bersama sejumlah instansi terkait untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar menjelang hari besar keagamaan.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, harga daging sapi di Kabupaten Bangka Selatan saat ini masih berada pada kisaran Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.
Risvandika menilai harga tersebut masih tergolong stabil dan wajar untuk kondisi menjelang Lebaran.
“Kisaran harga saat ini masih di angka Rp145 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram. Kondisi ini masih wajar,” ujar Risvandika.
Selain aspek ketersediaan dan harga, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap kesehatan hewan ternak yang beredar di Kabupaten Bangka Selatan. Pengawasan dilakukan melalui petugas kesehatan hewan yang dimiliki.
Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara berkala untuk memastikan sapi yang dipotong maupun dipasarkan dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
| Berawal dari Chat "Ayang", Pemuda di Bangka Selatan Ditangkap Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Turnamen Tenis Kapolres Basel Cup 2026 Berakhir, Berikut Daftar Juaranya |
|
|---|
| Riza Herdavid Lakukan Penyegaran, Tiga Pejabat Strategis di Pemkab Bangka Selatan Berganti |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran, Tersedia Beras 1,75 Ton hingga Cabai |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Dorong Revolusi Arsip Digital untuk Dukung Pelayanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260317-Risvandika.jpg)