Rabu, 29 April 2026

Berita Pangkalpinang

Posko Terpadu OKM 2026 Jaga Arus Mudik Pangkalbalam Tetap Kondusif

Hingga H-4 Lebaran 2026, Posko Terpadu Operasi Ketupat Menumbing di Pelabuhan Pangkalbalam memastikan arus mudik berjalan ...

bangkapos.com/ magang-Rindu Venisa
MEMBERI KETERANGAN - General Manager Pelabuhan Pangkalbalam, A. Yoga Suryadarma, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait peningkatan arus penumpang menjelang Lebaran 2026 di ruang kerjanya, Selasa (17/3/2026). Ia menyampaikan terjadi kenaikan penumpang sebesar 33,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Laporan Wartawan Magang Rindu Venisa Valensia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keberadaan Posko Terpadu Operasi Ketupat Menumbing 2026 di Pelabuhan Pangkalbalam menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Hingga H-4 Lebaran, Selasa (17/3/2026), kondisi arus penumpang terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas di terminal penumpang cukup ramai. Penumpang datang dan pergi silih berganti, sementara antrean tiket dan ruang tunggu dipadati calon penumpang yang menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal.

Untuk mengantisipasi lonjakan, pihak pelabuhan menyiapkan fasilitas tambahan berupa tenda di area luar terminal yang difungsikan sebagai ruang tunggu sementara. Tenda tersebut dilengkapi kursi guna mengurangi kepadatan di dalam terminal utama.

Di sisi lain, aktivitas petugas juga tampak intens. Sejumlah personel berjaga di posko terpadu, sementara lainnya berpatroli di area ruang tunggu, pintu masuk, antrean tiket, hingga dermaga. Kehadiran petugas ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Petugas Posko Terpadu, Bripda Dias mengatakan, secara umum kondisi keamanan selama arus mudik masih dalam keadaan kondusif.

“Situasi kamtibmas selama pelaksanaan arus mudik terpantau aman dan kondusif. Sampai saat ini belum ada gangguan yang menonjol,” ujarnya.

Baca juga: Arus Mudik di Pelabuhan Pangkalbalam Naik 33,9 Persen, Penumpang Capai 5.563 Orang

Ia menjelaskan, posko terpadu tersebut mulai beroperasi sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Posko ini melibatkan berbagai instansi lintas sektor, mulai dari unsur kepolisian, KSOP Pangkal Balam, Basarnas, Senkom Mitra Polri, hingga tenaga kesehatan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan.

“Posko ini bersifat terpadu, jadi masing-masing instansi menjalankan tugas sesuai fungsinya, namun tetap saling berkoordinasi,” jelasnya.

Dari sisi pengamanan, kepolisian menurunkan lima personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Menumbing 2026. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 17 personel gabungan yang berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh.

Selain melakukan pengamanan, posko juga menyediakan berbagai layanan kepada masyarakat, seperti pengaduan, laporan kehilangan, hingga bantuan bagi penumpang yang membutuhkan pertolongan, termasuk penanganan awal bagi penumpang yang sakit sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan.

“Dari kepolisian sendiri, kami melaksanakan tugas turjawali, yaitu pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di sekitar pelabuhan,” tambahnya.

Berdasarkan data posko, aktivitas penumpang sempat mengalami peningkatan signifikan pada 14 dan 15 Maret 2026. Namun pada Selasa (17/3/2026), jumlah penumpang terpantau menurun, dari sebelumnya berada di kisaran 300 orang menjadi sekitar 180 orang dalam satu hari.

Penurunan ini dinilai sebagai hal yang wajar, mengingat sebagian pemudik telah lebih dulu melakukan perjalanan. Meski demikian, petugas memprediksi akan terjadi lonjakan kembali mendekati H-1 Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Kepadatan penumpang di pelabuhan juga bersifat fluktuatif, mengikuti jadwal keberangkatan kapal. Untuk kapal cepat Express Bahari, lonjakan penumpang umumnya terjadi pada siang hari, sementara kapal roro memiliki jadwal yang lebih fleksibel, sehingga kepadatan bisa terjadi pada pagi, siang, maupun malam hari.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved