Berita Bangka Selatan
Pelayanan Jadi Prioritas, Pemkab Bangka Selatan Ingatkan RS Tak Berbelit Administrasi
Riza Herdavid mengingatkan pihak RSUD Junjung Besaoh mengutamakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dibandingkan urusan administrasi.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fitriadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengingatkan pihak RSUD Junjung Besaoh mengutamakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dibandingkan urusan administrasi.
Penegasan ini disampaikan Riza menyusul adanya aduan warga terkait pelayanan di fasilitas kesehatan.
Proses administrasi tidak boleh menjadi penghambat bagi pasien untuk mendapatkan penanganan medis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Baca juga: Tindaklanjuti Aduan Masyarakat, Riza-Debby Sidak RSUD Junjung Besaoh
Riza mengatakan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan urusan administrasi.
Ia menilai kondisi darurat maupun kebutuhan berobat tidak bisa menunggu kelengkapan berkas. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diminta untuk mendahulukan penanganan pasien sebelum menyelesaikan prosedur administratif.
“Saya sudah instruksikan kepada kawan-kawan di rumah sakit dan puskesmas, utamakan pelayanan kepada masyarakat terlebih dahulu, untuk urusan administrasi belakangan,” kata Riza Herdavid kepada Bangkapos.com, Sabtu (28/3/2026).
Riza Herdavid mengingatkan bahwa pelayanan yang cepat dan tepat menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Baca juga: RSUD Junjung Besaoh Buka Suara Soal Laporan Lamban Tangani Pasien Kejang
Ia menilai sikap petugas dalam melayani pasien turut menentukan kualitas layanan secara keseluruhan. Sebab itu, seluruh jajaran diminta meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
Dalam kesempatan tersebut, Riza turut menyoroti pentingnya kesadaran tenaga kesehatan terhadap hak dasar masyarakat.
Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi tanpa hambatan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengawal hal tersebut agar berjalan optimal.
“Saya sudah tekankan untuk memberikan pelayanan maksimal. Paling utama hak-hak dasar masyarakat adalah kesehatan,” tegas Riza Herdavid.
Pemerintah daerah lanjut dia, memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam jika masih ditemukan kendala pelayanan di lapangan.
Riza membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pelayanan semestinya. Bahkan, ia siap turun langsung jika laporan tidak ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Lebih lanjut, Riza menilai akses masyarakat terhadap pejabat terkait perlu terus diperbaiki. Banyak warga yang memilih menyampaikan keluhan melalui media sosial karena keterbatasan akses komunikasi. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian agar sistem pelayanan publik semakin terbuka.
“Apabila ada fasilitas kesehatan yang tidak melayani silakan lapor ke saya,” sebutnya.
| Ayam Petelur BUMDes Bangka Kota Produksi 1.000 Butir per Hari dan Raup Jutaan Rupiah |
|
|---|
| Pengrajin Kapal Kayu Bangka Kota Terancam Hilang, DPRD Basel Usul Jadi Wisata Budaya |
|
|---|
| Menurunnya Jumlah Nelayan Ikut Pengaruhi Pengrajin Kapal Tradisional di Bangka Kota |
|
|---|
| Puluhan Sentra Pembuatan Perahu di Bangka Selatan Masih Bertahan Pemkab Fokus Bina Nelayan |
|
|---|
| Pengrajin Kapal Tradisional Desa Bangka Kota Bertahan dengan Modal Pinjaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bupati-riza-herdavid-sidang-rsud.jpg)