Berita Bangka Belitung
Bupati dan Wali Kota di Babel Kompak Pangkas BBM Mobil Dinas
Para bupati dan wali kota di Bangka Belitung menghemat BBM dengan berbagai cara mulai dari mengganti mobil hingga pindah domisili.
Fery menegaskan, kebijakan efisiensi tidak diikuti perubahan anggaran. Namun, penggunaan BBM ditekan agar lebih hemat.
Ia juga menilai jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah melakukan langkah serupa.
“Mereka sudah cukup berhemat. Bahkan ada yang menggunakan satu mobil untuk beberapa orang. Kita sama-sama menyesuaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, menyebut kenaikan harga BBM nonsubsidi berdampak langsung pada operasional kendaraan dinas di daerahnya.
Namun, ia menegaskan pemerintah daerah tetap mengikuti kebijakan pusat terkait penggunaan BBM.
“Rata-rata kendaraan operasional menggunakan BBM nonsubsidi, jadi mau tidak mau kita menyesuaikan,” kata Markus.
Ia mengaku mulai mengombinasikan penggunaan kendaraan untuk efisiensi, dengan sesekali menggunakan mobil yang lebih hemat bahan bakar.
“Kadang saya pakai Innova, kadang Pajero,” ujarnya.
Dari Kota Pangkalpinang, Wali Kota Saparudin juga menekankan pentingnya efisiensi di tengah kenaikan harga energi.
Ia memastikan anggaran tetap, namun penggunaan BBM harus lebih bijak.
“Dengan kenaikan BBM ini, anggaran tidak berubah. Tapi kita harus lebih efisien. Yang pasti, kami tidak menggunakan
BBM subsidi,” tegasnya.
Menurutnya, dampak kenaikan BBM tidak hanya dirasakan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat luas karena
berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa.
“Ini kondisi nasional, jadi kita harus menyesuaikan,” katanya.
Pindah Domisili
Langkah efisiensi lebih ekstrem dilakukan Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten.
Ia memilih memindahkan domisili dari Kecamatan Kelapa Kampit ke Kecamatan Damar untuk memangkas jarak tempuh menuju pusat pemerintahan di Manggar.
Algafry Rahman
Saparudin
Fery Insani
Kamarudin Muten
Markus
Hemat BBM
efisiensi anggaran
kendaraan dinas
Bangka Belitung
| Daftar 53 Titik Blank Spot di Wilayah Babel, Terbanyak Kabupaten Bangka Tersebar di 17 Lokasi |
|
|---|
| 1.074 Jemaah Haji Babel Siap Berangkat ke Tanah Suci, Masa Tunggu Kini Capai 26 Tahun |
|
|---|
| Susah Cari Sinyal di Babel? Ternyata Ini Penyebabnya, Masuk Titik Blank Spot, Cek Wilayah Mana Saja |
|
|---|
| 1.074 Jemaah Haji Babel Siap Berangkat, Terbagi dalam Tiga Kloter |
|
|---|
| Narulita Sari Apresiasi Peran Majelis Taklim di Babel, Dorong Pemberdayaan Perempuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/grafis-kepala-daerah-di-babel-hemat-bbm.jpg)