Berita Bangka
Total 13 Pabrik Sawit di Bangka, 9 Pabrik Sudah Aktif, 4 Unit Segera Dibangun, Inilah Lokasinya
Total 13 pabrik kelapa sawit yang berdiri di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Ringkasan Berita:
- Total 13 pabrik kelapa sawit yang berdiri di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung
- Dari 13 pabrik kelapa sawit (PLS) tersebut, 9 unit pabrik telah dibangun dan berdiri yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bangka.
- Sedangkan 4 unit pabrik sawit lagi akan segera dibangun di wilayah kecematan yang telah ditentukan
BANGKAPOS.COM – Total 13 pabrik kelapa sawit yang berdiri di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Dari 13 pabrik kelapa sawit (PLS) tersebut, 9 unit pabrik telah dibangun dan berdiri yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bangka.
Sedangkan 4 unit pabrik sawit lagi akan segera dibangun di wilayah kecamatan yang telah ditentukan.
Upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka agar kesejahteraan petani sawit di Kabupaten Bangka terus meningkat.
Baca juga: Inilah Perbedaan PPPK dan PNS, Upaya Penyamaan Status Ditolak MK
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bangka terus melakukan berbagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani sawit dengan mendorong kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan mempermudah investasi pendirian perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Bangka.
Saat ini, diketahui bahwa ada sebanyak sembilan PKS di Kabupaten Bangka yang sudah berdiri dan membeli TBS petani mandiri.
Direncanakan, bakal ada penambahan empat PKS baru.
Lokasi empat pabrik kelapa sawit yang bakal dibangun:
Kecamatan Belinyu 2 Pabrik Kelapa Sawit
Kecamatan Puding Besar 1 Pabrik Kelapa Sawit
Kecamatan Mendobarat, Desa Rukam 1 Pabrik Kelapa Sawit
Harga Beli TBS Sawit Bersaing
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah menyebut bahwa hal itu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan harga TBS sawit petani.
“Ini kan ada hukum pasar, disaat suplai banyak, pasti harga menurun. Disaat suplai sedikit, pasti harga naik. Karena kalau tidak naikkin harga, PKS enggak akan dapat buah,” kata Syarli, Rabu (29/4/2026).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
Oleh karena itu, ketika semakin banyak PKS yang ada, maka harga beli TBS sawit petani juga akan bersaing.
“Karena kalau tidak naikkan harga, tidak akan dapat buah. Karena kan masyarakat bebas, lebih banyak opsi pilihannya,” jelasnya.
| Pantai Tanjung Pesona Bangka Kembali jadi Venue Utama Sungailiat Triathlon 2026 |
|
|---|
| Pernah Dipenjara Tak Bikin Kapok, Residivis Edarkan Sabu di Desa Sempan Diringkus Polisi |
|
|---|
| Rayakan Usia Dua Setengah Abad Lebih, 120 UMKM Ramaikan Bazar HUT Ke-260 Kota Sungailiat |
|
|---|
| Gema Syukur dari Dusun Air Abik, Tradisi Nuju Jerami Satukan Warga dan Jadi Daya Tarik Wisata |
|
|---|
| Jejak Sejarah di Bukit Betung, Temuan Goa Batu Tersembunyi hingga Kemunculan Sosok Kijang Putih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220908-Mengumpulkan-TBS-kelapa-sawit.jpg)