Kamis, 21 Mei 2026

Rahasia Penggemukan Limosin di Babel

Sapi Limosin Bantuan Prabowo Untuk Warga Pangkalpinang Diawasi Ketat

Hewan kurban jenis limosin bantuan Presiden Prabowo ini menjadi perhatian khusus lantaran memiliki bobot nyaris menyentuh 900 kilogram.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
SAPI PRABOWO - Sapi limosin bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk kurban Iduladha memiliki bobot hampir 900 kilogram, kini dirawat di peternakan lokal Bacang, Kota Pangkalpinang. Foto diambil pada Selasa (19/5/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sapi kurban bantuan Presiden untuk masyarakat Kota Pangkalpinang tahun 2026 berasal dari peternakan lokal di Kelurahan Bacang Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.

Hewan kurban jenis limosin tersebut kini menjadi perhatian khusus lantaran memiliki bobot nyaris menyentuh 900 kilogram menjelang Hari Raya Iduladha.

Sapi berukuran jumbo itu dipelihara oleh peternak lokal, Wayan, yang ditunjuk sebagai penyedia sapi bantuan Presiden di Pangkalpinang. 

Baca juga: 19 Bulan Jadi Rp110 Juta, Peternak Sapi Limosin Raup Untung Berlipat

Hewan ternak tersebut telah dirawat secara intensif sejak bibitnya didatangkan dari luar daerah sekitar dua tahun lalu.

Wayan mengatakan, sapi tersebut mengalami perkembangan bobot yang cukup signifikan selama masa pemeliharaan.

Berdasarkan hasil penimbangan terakhir, berat sapi telah mencapai lebih dari 898 kilogram dan diperkirakan terus bertambah.

Baca juga: Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo 2026, Nama ,Harga, dari Si Boy, Sontrot hingga Sambo

"Kalau bibit memang datang dari luar, tapi sudah kita rawat sekitar dua tahun di sini. Sebulan lalu bobotnya sekitar 898 kilogram lebih, sekarang kemungkinan sudah sekitar 900 kilogram," ujar Wayan kepada Bangka Pos, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, perawatan terhadap sapi bantuan Presiden dilakukan lebih maksimal dibanding sapi biasa.

Setiap hari, sapi mendapatkan pakan rutin, kebersihan kandang dijaga, hingga dimandikan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

"Perawatannya seperti biasa, diberi makan, kotorannya dibersihkan setiap hari, siang dimandikan," katanya.

Tak hanya mengandalkan rumput hijauan, pakan sapi juga dipadukan dengan konsentrat guna menunjang pertumbuhan dan menjaga kualitas fisiknya agar tetap sehat menjelang penyerahan.

Selain perawatan harian, kondisi kesehatan sapi juga mendapat pengawasan ketat.

Pemeriksaan dilakukan secara berkala bersama petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang untuk memastikan hewan dalam kondisi layak dan bebas penyakit.

"Masalah kesehatan terus kita periksa, ada petugas juga yang mengecek," ucap Wayan.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Zunaria, memastikan sapi bantuan Presiden tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan penimbangan resmi.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved