Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Evaluasi Perusahaan yang Belum Salurkan CSR
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengevaluasi perusahaan-perusahaan yang belum memberikan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengevaluasi perusahaan-perusahaan yang belum memberikan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada masyarakat.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah menemukan masih adanya perusahaan yang tidak berkontribusi dalam program bantuan hewan kurban maupun kegiatan lainnya pada tahun ini.
Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya jumlah bantuan CSR kurban yang berhasil dihimpun pemerintah daerah dibanding tahun sebelumnya.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan pemerintah daerah telah meminta organisasi perangkat daerah terkait turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi perusahaan yang belum ikut berpartisipasi dalam program CSR.
Pemerintah ingin mengetahui alasan perusahaan tidak memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk melihat kondisi usaha dan kemampuan finansial perusahaan tersebut.
Evaluasi dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran jelas mengenai perusahaan yang beroperasi di Bangka Selatan.
“Kenapa sih sampai mereka tidak mampu memberikan CSR. Apakah mereka memang tidak punya keuntungan selama ini,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (25/5/2026).
Riza Herdavid menegaskan dirinya telah memerintahkan Sekretaris Daerah melakukan pengecekan terhadap perusahaan-perusahaan yang selama ini tidak pernah memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Pemeriksaan tersebut meliputi aspek perizinan, kelengkapan administrasi, hingga kepatuhan perusahaan dalam menjalankan aktivitas usaha di Bangka Selatan.
Pemerintah daerah menilai perusahaan yang memperoleh keuntungan dari aktivitas usaha di Bangka Selatan sepatutnya ikut memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.
Meski begitu, pemerintah daerah menegaskan tidak akan memaksa perusahaan yang memang mengalami kerugian usaha untuk memberikan bantuan CSR.
Menurut Riza, bantuan kurban tersebut bersifat kepedulian sosial dan bentuk simpati kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Pemerintah daerah tetap berharap perusahaan yang memiliki keuntungan usaha dapat menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Bangka Selatan.
“Kalau memang ternyata pembukuan mereka memang merugi, kami pun tidak akan memaksa hal-hal yang demikian,” jelas Bupati.
Di sisi lain, pemerintah daerah mencatat bantuan CSR kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
| CSR Kurban di Bangka Selatan Meningkat, Bantuan Capai 91 Sapi dan Rp125 Juta |
|
|---|
| Rugi Rp29 Juta Beli Dua Slot Arisan, IRT di Toboali Pasrah Ditangkap, Imingi Korban Untung Besar |
|
|---|
| Bolesa Serahkan Sapi Kurban CSR Jenis Simetal Kepada Masyarakat Basel |
|
|---|
| Berita Bangka Selatan Hari Ini: Bandar Arisan Bodong Diringkus, 2 Pelaku Penusukan Ditangkap |
|
|---|
| Residivis Curanmor Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Motor Satria FU Korban Ditemukan di Bengkel Airgegas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260525-TERIMA-BANTUAN.jpg)