TNI dan Polri Segera Pulihkan Keamanan, MUI, PBNU dan Muhammadiyah Serukan Stop Kekerasan

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak tegas unjuk rasa yang anarkis.

Editor: Fitriadi
Tribun Timur/Thamzil Thahir
GEDUNG DPRD MAKASSAR DIBAKAR- Demo berujung kerusuhan membakar kantor DPRD Makassar Jl Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam dan tiga orang tewas dalam insiden ini.   

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto siap memulihkan keamanan di tengah aksi unjuk rasa yang meluas.

Sementara itu, sejumlah tokoh nasional, MUI serta ormas Islam mengimbau agar masyarakat tidak bertindak anarkis dalam menyampaikan aspirasinya.

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak tegas unjuk rasa yang anarkis.

Baca juga: Prabowo dan Analis Intelijen Minta Masyarakat Waspadai Pihak yang Ingin Bikin Kekacauan

Instruksi tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2035), menyusul eskalasi demonstrasi nasional yang meluas dan berujung bentrok di berbagai daerah.

Prabowo memanggil sejumlah menteri, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk membahas aksi unjukrasa yang meluas ke daerah.

Listyo Sigit mengatakan bahwa dirinya dan Panglima TNI telah diperintahkan oleh Presiden agar mengambil langkah tegas, terutama terhadap oknum-oknum yang bertindak anarkis hingga menyebabkan kerusakan.

Baca juga: Update Kondisi Rumah Ahmad Sahroni, Barang Dijarah, Mobil Mewah Hancur hingga Ada yang Mandi

Langkah tegas tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan undang-undang (UU) yang berlaku.

Listyo Sigit mengatakan sejumlah aksi yang berlangsung dalam dua hari terakhir sudah mengarah ke tindakan anarkis. Bahkan, kata dia, mengarah ke tindakan pidana. 

"Oleh karena itu, tadi Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan Panglima (TNI), khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku," kata Listyo Sigit dilansir dari Kompas TV, Sabtu (30/8/2025). 

Hal ini disampaikan dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih tenang ke depannya, setelah aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung ricuh.

Kapolri berkomitmen akan segera mengambil langkah untuk memulihkan situasi menjadi aman kembali.

Dia juga berharap, seluruh lapisan masyarakat bisa turut menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kacaunya situasi saat ini.

"Jadi saya kira ini kami sampaikan agar masyarakat bisa menjadi lebih tenang karena kami juga mendapatkan informasi terjadi kegelisahan di masyarakat, terjadi ketakutan."

"Kami TNI-Polri akan segera mengambil langkah di lapangan untuk segera memulihkan situasi keamanan dan tentunya kita berharap kami juga mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, elemen bangsa semuanya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada," ujarnya.

Selain itu, Kapolri juga menambahkan, selama aksi demo dilakukan dengan tertib, aparat akan melakukan pengamanan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved