Kamis, 7 Mei 2026

Dugaan Motif Pembunuhan Brigadir Esco, Ahli Forensik Sebut Bisa Dilakukan Sendiri oleh Briptu Rizka

Reza Indragiri menduga motif Briptu Rizka Sintiyani membunuh suaminya, Brigadir Esco dilatarbelakangi aspek emosional seperti sakit hati.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Rusaidah
TikTok @rizkasintiya
BRIGADIR ESCO TEWAS - Kolase potret keharmonisan Briptu Rizka dan Brigadir Esco sebelum tragedi pembunuhan. Foto diambil dari TikTok Briptu Rizka Sintiyani | Dugaan Motif Pembunuhan Brigadir Esco, Ahli Forensik Sebut Bisa Dilakukan Sendiri oleh Briptu Rizka 

BANGKAPOS.COM -- Misteri kematian Brigadir Esco, polisi di NTB yang dibunuh oleh istrinya, Briptu Rizka.

Motif pembunuhan Brigadir Esco hingga kini masih menjadi misteri.

Meski begitu, ahli forensik Reza Indragiri menyampaikan dugaan terkait motif pembunuhan Brigadir Esco.

Baca juga: Nissa Sabyan Diduga Hamil Anak Ayus, Tampil dengan Perut Besar, Kisah Masa Lalu Disorot

Reza Indragiri menduga motif Briptu Rizka Sintiyani membunuh suaminya, Brigadir Esco dilatarbelakangi aspek emosional seperti sakit hati.

Reza Indragiri menduga motif Briptu Rizka Sintiyani membunuh suaminya, Brigadir Esco dilatarbelakangi aspek emosional seperti sakit hati.

Pasalnya, semua tidak lepas dari relasi antara tersangka dan korban, yakni pasangan suami istri.

"Memang spekulasi yang lebih patut dikedepankan adalah kemungkinan motif emosional."

"Berarti ada sangkut pautnya perbuatan pidana itu dengan suasana hati tertentu. Entah suasana hati yang sifatnya amarah, cemburu, dendam, sakit hati atau apapun sifatnya," katanya, dikutip dari kanal YouTube KompasTV, Selasa (23/9/2025).

Baca juga: Maba Unsri Dipaksa Senior Saling Cium Kening, Rektor Turun Tangan Bekukan Himateta

Meski demikian, Reza menilai motif instrumental tidak boleh dikesampingkan dalam kasus ini.

Sehingga ia meminta polisi terus melakukan investigasi sehingga bisa mengungkap motif sebenarnya pembunuhan Brigadir Esco.

Sebelumnya, Birgadir Esco yang merupakan anggota Intel Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat ditemukan tewas di bukit belakang permukiman warga Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 24 Agustus 2025 lalu.

Kasus tewasnya Brigadir Esco menemukan titik terang setelah istrinya sendiri, Briptu Rizka, ditetapkansebagai tersangka pembunuhan oleh Polda NTB.

Reza juga memberikan pendapatnya terkait apakah Briptu Rizka tersangka tunggal dalam kasus ini.

Ia yakin jawaban tersebut bisa dibuktikan lewat hasil autopsi kepada jenazah Brigadir Esco.

Menurut Reza, bisa saja Briptu Rizka secara sendiri menghabisi nyawa suaminya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved