Endipat Wijaya Minta Maaf Setelah Sindir Donasi Rp10 Miliar Ferry Irwandi
Endipat Wijaya viral usai diduga sindir donasi Rp10 miliar Ferry Irwandi untuk korban banjir. Ferry beri respons menenangkan
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Pernyataan Endipat Wijaya dalam rapat Komisi I DPR RI viral setelah diduga menyindir aksi donasi Rp10 miliar Ferry Irwandi untuk korban banjir Sumatera.
- Meski tidak menyebut nama, ucapannya menuai reaksi publik. Ferry akhirnya buka suara dengan respons yang tenang dan rendah hati.
- Terbaru, ia mengungkap bahwa Endipat telah menghubunginya secara pribadi dan menyampaikan permintaan maaf.
BANGKAPOS.COM--Sosok anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Endipat Wijaya, mendadak menjadi pusat perhatian publik usai pernyataannya dalam rapat kerja dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) viral dan menuai reaksi beragam.
Meski tidak menyebut nama, ucapannya dianggap publik sebagai sindiran terhadap seorang relawan yang sebelumnya menyalurkan donasi Rp10 miliar untuk korban banjir di Sumatera.
Nama Ferry Irwandi, influencer yang berhasil menggalang dana publik hingga Rp10,3 miliar dalam satu hari melalui platform KitaBisa, langsung dikaitkan dengan pernyataan itu.
Ferry memang menjadi salah satu figur yang paling menonjol dalam aksi solidaritas untuk korban banjir Aceh dan Sumatera, karena turun langsung ke lapangan serta membagikan progres bantuan secara transparan di media sosial.
Pernyataan Viral: “Sok Paling Bekerja”
Dugaan bahwa Endipat menyindir Ferry muncul setelah potongan ucapan sang legislator tersebar luas di media sosial.
Pernyataan itu disampaikan saat Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menkomdigi Meutya Hafid, Senin (8/12/2025).
Dalam rapat itu, Endipat memberi saran agar Komdigi meningkatkan peran komunikasinya agar langkah pemerintah, terutama dalam penanganan bencana, tidak tenggelam oleh narasi pihak lain.
Ia kemudian melontarkan pernyataan yang langsung memancing perhatian publik.
“Kami mohon Ibu fokus agar informasi Kementerian Komdigi ini enggak kalah viral dibandingkan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Komisi I DPR RI.
Ucapan itu memperdalam dugaan bahwa ia tengah menyinggung figur yang banyak tampil di lokasi bencana sambil menunjukkan aksi sosialnya.
Endipat lalu melanjutkan dengan pernyataan yang dianggap semakin mengarah ke individu tertentu.
“Ada orang yang cuma datang sekali, seolah-olah paling bekerja. Padahal negara sudah hadir dari awal.” Sindir Edipat
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyalurkan anggaran penanganan bencana dalam jumlah besar, sehingga tidak adil jika negara dianggap tidak hadir di lapangan.
“Orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh,” tegasnya.
| Tiga Bulan Terisolasi, 14 Kampung di Mesidah Bertaruh Nyawa di Jembatan Bambu Rapuh |
|
|---|
| Imbas Bencana Banjir Sumatera dan Aceh, Izin 28 Perusahaan Dicabut Presiden Prabowo, Tuai Pro Kontra |
|
|---|
| Anggaran Pemulihan Infrastruktur Aceh, Sumut, dan Sumbar Tembus Rp74 Triliun, Ini Rencana Pemerintah |
|
|---|
| Wamentan Sudaryono Klarifikasi Isu Beras Bantuan Rp 60 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Segini Kekayaan Endipat Wijaya Anggota DPR Sindir Donasi Banjir Rp 10 Miliar, Punya Dapur MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Endipat-dan-Ferry-Irwandi.jpg)