Senin, 18 Mei 2026

Sosok Kolonel Inf Ali Imran, Danrem Bubarkan Aksi Warga Kibarkan Bendera GAM: Ini Indonesia

Kolonel Inf Ali Imran turun tangan membubarkan aksi warga yang mengibarkan bendera bulan bintang tersebut.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Dedy Qurniawan
YouTube / Tribunnews.com
ALI IMRAN -- Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025). 

Menerima berbagai tanda jasa, antara lain Satyalancana Dharma Nusa, Ksatria Yudha, Wira Karya, dan Santi Dharma XVIII.

Dengan rekam jejak panjang di Kopassus dan intelijen, Ali Imran diharapkan membawa semangat baru dalam kepemimpinan Korem 011/Lilawangsa.

Kolonel Infanteri Ali Imran resmi menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa. Pada hari pertama dinas, Sabtu (20/04/2024), Ali Imran bersama istri Ny. Dini Hidayati Imran selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 PD IM disambut dengan tradisi Pedang Pora oleh prajurit TNI di Makorem 011/LW, Lhokseumawe.

Penunjukan Ali Imran sebagai Danrem 011/Lilawangsa berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Nomor Kep/244/IV/2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan TNI AD yang ditetapkan pada 5 April 2024.

Prosesi serah terima jabatan dipimpin Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fachrizal di Kodam IM, Banda Aceh, sehari sebelumnya.

Ali Imran tercatat sebagai Danrem termuda di seluruh Indonesia. Ia dipercaya memegang tongkat komando Korem 011/Lilawangsa menggantikan Kolonel Kav Kapti Hertantyawan yang kini bertugas sebagai Wakil Direktur Kelembagaan di Secapa Angkatan Darat, Bandung.

Bubarkan Aksi Warga Kibarkan Bendera GAM

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran membubarkan aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025).

dalam rekaman video yang viral Komandan  Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran turun langsung membubarkan aksi massa Kamis (25/12/2025).

Dalam teriakannya, Kolonel Inf menegaskan bahwa Aceh adalah bagian dari Indonesia.

"Ambil itu bendera, ini Indonesia nggak ada itu bendera-bendera," tegas Danrem

Putra Aceh itu meminta kelompok warga tersebut membubarkan diri dan menyerahkan bendera kepada TNI.

Dalam aksi itu, TNI mengamankan seorang pria dari kelompok tersebut. 

Dari dalam tasnya, ditemukan sebilah rencong dan sebuah senjata api pistol.

Aksi ini sempat mengganggu aktivitas lalu lintas nasional dan menciptakan situasi tegang, namun akhirnya berhasil dibubarkan.

Sekitar satu jam setelah kejadian, situasi di lokasi kembali normal dan arus lalu lintas dapat berjalan seperti biasa.  Masyarakat setempat mengaku bahwa kelompok tersebut bukan berasal dari daerah sekitar. 

Baca juga: Sosok Ahmad Sidik, Mahasiswa Pelapor Ijazah Palsu Hellyana, Wagub Babel Kini jadi Tersangka

Penjelasan Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved