Tarif Listrik PLN Subsidi dan Non Subsidi Terbaru 2026, Berlaku Mulai 1 Januari
Pemerintah memastikan seluruh golongan pelanggan, baik subsidi maupun non-subsidi, tetap dikenakan tarif yang sama seperti periode sebelumnya.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Vigestha Repit Dwi Yarda
BANGKAPOS.COM -- Pemerintah resmi menetapkan tarif listrik yang berlaku mulai 1 Januari 2026 untuk periode triwulan I (Januari–Maret 2026).
Keputusan tersebut ditetapkan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kabar baiknya, tidak ada kenaikan tarif listrik di awal tahun 2026.
Pemerintah memastikan seluruh golongan pelanggan, baik subsidi maupun non-subsidi, tetap dikenakan tarif yang sama seperti periode sebelumnya.
Baca juga: Inilah 5 Bansos yang Bakal Cair di Bulan Januari 2026, Ada PKH hingga BPNT
Dengan demikian, tagihan listrik masyarakat tidak mengalami perubahan. Nilai rupiah yang harus dibayarkan pelanggan PLN tetap stabil.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian biaya energi bagi pelaku usaha pada awal tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa secara perhitungan ekonomi, tarif listrik sebenarnya berpeluang mengalami penyesuaian.
Namun pemerintah memilih untuk menahan tarif.
Tarif Listrik Tetap Awal 2026
Tri Winarno menegaskan, 13 golongan pelanggan non-subsidi tidak mengalami perubahan tarif.
Bahkan secara keseluruhan, 25 golongan pelanggan listrik tetap dikenakan tarif yang sama.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga listrik, tanpa mengabaikan keberlanjutan pasokan energi nasional.
Selain itu, Kementerian ESDM juga meminta PT PLN (Persero) terus menjaga keandalan pasokan listrik serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Rincian Tarif Listrik Berlaku Mulai 1 Januari 2026
Tarif Listrik Rumah Tangga Non-Subsidi
R-1/TR 900 VA (RTM): Rp 1.352 per kWh
R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
R-3/TR/TM di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh
Tarif Listrik Bisnis
| PLN Icon Plus Hadirkan Inklusivitas Digital hingga Pelosok Nusantara |
|
|---|
| Harga Token Listrik 18–24 Mei 2026, Segini kWh Diperoleh Jika Beli Rp50 Ribu Daya 900 VA-1.300 VA |
|
|---|
| PLN Icon Plus Kenalkan Internet Sehat dan Positif kepada Siswa SD Negeri 175 Palembang |
|
|---|
| Dukung Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi, PLN Babel Gelar Forum Bisnis dan Energi 2026 |
|
|---|
| ICONNET Peduli Pendidikan, PLN Icon Plus Bantu Fasilitas Belajar di SD Negeri 175 Palembang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Menyalakan-listrik-PLN-di-Pulau.jpg)