Tiga Bulan Terisolasi, 14 Kampung di Mesidah Bertaruh Nyawa di Jembatan Bambu Rapuh
Tiga bulan pascabanjir dan longsor di Bener Meriah, 14 kampung di Kecamatan Mesidah masih bergantung pada jembatan bambu darurat di Sungai Wih Kanis
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Jalur Wih Kanis tetap menjadi pilihan utama karena jauh lebih cepat dan efisien.
Warga Siap Patungan Perbaikan
Sejumlah kecelakaan tunggal dilaporkan terjadi di jembatan darurat tersebut.
Beruntung belum ada korban jiwa, namun warga khawatir tragedi bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan. Jangan tunggu dulu makan korban baru diperbaiki. Sudah tiga bulan berlalu. Bambu tidak tahan lama,” ujar warga lainnya.
Karena belum ada tindakan konkret dari pemerintah daerah, masyarakat berinisiatif kembali memperbaiki jembatan secara swadaya.
Mereka berencana mengumpulkan dana patungan demi memperkuat konstruksi sementara.
Warga mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi jembatan kepada pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada kepastian jadwal perbaikan.
"Mereka (Pemerintah) saat kami melapor selalu menjawab Iya permintaan kami, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Katanya satu-satu dulu diperbaiki. Tapi nyatanya, warga lainpun ada yang swadaya, itu contohnya jalan Weh Ni Pase, swadaya juga kan," pungkasnya.
Di tengah ketidakpastian itu, jembatan bambu Wih Kanis tetap berdiri sebagai urat nadi kehidupan 14 kampung di Mesidah rapuh, namun tak tergantikan.
Bangkapos.com/ Kompas.com
| Anak Yatim Nelayan Aceh Timur Dipulangkan dari Thailand, 18 Rekannya Masih Jalani Proses Hukum |
|
|---|
| Joget Viral saat Operasi Pasien, Nasib Kini Perawat RSUD Datu Beru Takengon Aceh, Status PPPK |
|
|---|
| Sosok dan Kisah Tribrata, Anak Ferdy Sambo Selamatkan Bocah Hanyut di Sungai Aceh |
|
|---|
| Beda Perlakuan Terhadap Nurul Akmal, Atlet Angkat Besi Asal Aceh, Kini Hanya Jadi PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas, Capai 3 Hektar dan Ancam Jalan hingga Sutet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Jembatan-darurat-di-Aceh-pasca-bencana-banjir.jpg)