Jumat, 5 Juni 2026

Berita Selebritis

Denada Bongkar Kisah Putranya Ressa, Tegaskan Tak Pernah Menelantarkan Anak

Denada akhirnya mengungkap kisah putranya, Ressa Rizky Rossano. Ia menegaskan tidak pernah menelantarkan anaknya dan menjelaskan alasan

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
kolase/Instagram @denadaindonesia
Denada berharap dengan tinggal bersama, Ressa bisa memiliki ruang yang lebih luas untuk berbincang, termasuk membahas rencana masa depan dan arah kariernya. 

Ringkasan Berita:Denada Tambunan mengungkap kisah emosional tentang putranya, Ressa Rizky Rossano.
Dalam pengakuannya, ia menegaskan tidak pernah menelantarkan sang anak dan menyebut semua keputusan diambil demi masa depan terbaik.

BANGKAPOS.COM--Suasana haru menyelimuti pengakuan Denada Tambunan saat untuk pertama kalinya ia secara terbuka menceritakan kisah putranya, Ressa Rizky Rossano.

Dalam perbincangan yang emosional, penyanyi sekaligus aktris itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menelantarkan sang anak, seperti yang selama ini sempat menjadi anggapan sebagian publik.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Denada mengungkap bahwa keputusan besar yang ia ambil puluhan tahun lalu bukanlah sesuatu yang ringan.

Ada rasa takut, bingung, malu, sekaligus tanggung jawab yang bercampur menjadi satu ketika ia mengetahui dirinya hamil di tengah situasi sosial yang saat itu jauh berbeda dibanding sekarang.

Dalam perbincangannya di kanal YouTube milik Feni Rose, Denada mengingat kembali masa-masa awal tahun 2000-an, saat ia harus berhadapan dengan realitas yang tidak mudah diterima, baik oleh dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar.

Menurutnya, masyarakat pada masa itu belum se-terbuka sekarang dalam memandang perempuan yang hamil di luar pernikahan.

Ia mengatakan bahwa tekanan sosial kala itu sangat besar.

"Aku melihat sekarang bahwa masyarakat kita mungkin sudah jauh lebih bisa permisif terhadap itu. Tapi sekian puluh tahun yang lalu, keadaannya jauh berbeda," katanya.

Bukan hanya soal omongan orang, tetapi juga tentang bagaimana masa depan dirinya dan anak yang sedang dikandungnya akan dipandang oleh masyarakat.

Dalam situasi yang serba penuh tekanan tersebut, Denada mengaku sempat merasa sangat sendirian.

Meski begitu, di tengah ketakutan yang menghimpit, Denada justru merasakan satu hal yang sangat kuat dalam dirinya, yakni naluri sebagai seorang ibu.

Ia merasa bahwa anak yang dikandungnya adalah darah dagingnya sendiri, seseorang yang harus ia jaga, lindungi, dan perjuangkan, apa pun risikonya.

Denada menuturkan bahwa sejak awal ia sebenarnya sudah memantapkan hati untuk mempertahankan kehamilan tersebut.

Ia tidak ingin menganggap kehadiran anaknya sebagai kesalahan, meskipun ia menyadari bahwa situasi yang mengiringi kehamilan itu bukanlah sesuatu yang ideal.

Bagi Denada, kesalahan mungkin ada pada keadaan, tetapi bukan pada anak yang dikandungnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved