Rabu, 15 April 2026

Campak di Indonesia

Kasus Campak Meningkat, Kemenkes Keluarkan Peringatan Serius

Kemenkes mencatat 58 KLB campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi.

Editor: Fitriadi
freepik
CAMPAK - Ilustrasi penyakit campak. Kasus penyakit campak di Indonesia saat ini sedang meningkat. Kemenkes mencatat 58 KLB campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi. Fase paling berbahaya campak saat muncul ruam di tubuh. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus penyakit campak di Indonesia saat ini sedang meningkat.
  • Kemenkes mencatat 58 KLB campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi.
  • Fase paling berbahaya campak saat muncul ruam di tubuh.

 

BANGKAPOS.COM - Masyarakat mesti waspada meningkatnya kasus campak di Indonesia saat ini.

Data terbaru hingga minggu ke-11 tahun 2026 menunjukkan situasi yang cukup mengkhawatirkan.

Muncul Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di berbagai daerah.

Tercatat sebanyak 58 KLB campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi.

Bahkan pada awal tahun, jumlah kasus sempat mencapai 2.740 kasus sebelum akhirnya menurun menjadi 177 kasus.

Seorang dokter laki-laki berinisial AMW (26 tahun) yang berdomisili di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meninggal karena suspect campak.

Almarhum dilaporkan mengalami gejala klinis berupa demam, ruam merah, serta sesak napas berat.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, merujuk hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya.

Pihak RSUD Cimacan telah melakukan penanganan medis sesuai standar pada 26 Maret 2026.

Namun, pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah pihak RS memberikan penanganan maksimal.

“Kasus ini mengingatkan bahwa campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang belum divaksin atau belum pernah terinfeksi, dengan risiko komplikasi serius hingga fatal,” tutur Aji kepada Tribunnews.com, Jumat (27/3/2026).

Meski tren mulai menurun, pemerintah menilai kondisi ini belum sepenuhnya aman, sehingga kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama di lingkungan fasilitas kesehatan.

Kemenkes Keluarkan Peringatan Serius

Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan peringatan serius terkait meningkatnya kasus campak di Indonesia, khususnya bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved