Kamis, 9 April 2026

Campak di Indonesia

Waspada Campak Sangat Mudah Menular Lewat Udara, Ikuti Cara Mencegahnya

Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit campak karena sangat mudah menular.

Editor: Fitriadi
Freepik
CAMPAK - Ruam di kulit karena tertular virus penyakit campak. Kemenkes tetap mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit menular campak. Foto hanya ilustrasi. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenkes mencatat 58 KLB campak di 39 kabupaten/kota di Indonesia.
  • Campak sangat mudah menular melalui udara.
  • Masyarakat dan tenaga medis diminta waspada.

 

BANGKAPOS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat hingga minggu ke-11 tahun 2026 sebanyak 58 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak terjadi di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi Indonesia.

Pada awal tahun 2026, jumlah kasus campak sempat mencapai 2.740 kasus sebelum akhirnya menurun menjadi 177 kasus.

Meski angkanya menurun, namun Kemenkes tetap mengingatkan masyarakat terutama tenaga medis agar waspada terhadap penyakit menular campak.

Kasus meninggalnya seorang dokter laki-laki berinisial AMW (26 tahun) yang berdomisili di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat karena suspect campak menjadi perhatian serius Kemenkes.

“Kasus ini mengingatkan bahwa campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang belum divaksin atau belum pernah terinfeksi, dengan risiko komplikasi serius hingga fatal,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman kepada Tribunnews.com, Jumat (27/3/2026).

Sangat Mudah Menular

Penyakit campak sering dianggap sebagai penyakit anak yang biasa terjadi. 

Padahal, campak merupakan penyakit infeksi yang sangat mudah menular dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.

Dokter spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, dr. I Wayan Gustawan menjelaskan bahwa campak adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus.

Virus tersebut dikenal sebagai virus campak atau measles yang menyerang saluran pernapasan.

“Campak ini sebenarnya merupakan suatu penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh infeksi virus namanya virus campak atau virus measles dimana biasanya dia menyerang infeksi saluran pernapasan atas yang disertai dengan gejala demam dan munculnya ruam,” ujar dr. Wayan Gustawan pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Minggu (15/3/2026). 

Penularan Campak Lewat Udara

Campak dikenal sebagai penyakit yang sangat mudah menular. Penularannya terjadi melalui udara, terutama ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Virus dapat menyebar melalui percikan saluran napas dan terhirup oleh orang lain yang berada di sekitarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved