Senin, 8 Juni 2026

Kronologi Detik-detik Kapten Inf Zulmi Gugur Diserang Israel saat Jemput Jenazah Praka Farizal

Kapten Inf Zulmi Aditya, Perwira Pertama (Pama) Kopassus gugur saat misi pengawalan konvoi logistik tim UNIFIL Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Tribun-timur.com/Dok Pribadi
KORBAN SERANGAN ISRAEL - Foto kenangan Kapten Inf Zulmi Aditya, pasukan UNIFIL dari Sat Grup 2 Kopassus. Dia dilaporkan gugur akibat serangan Israel saat misi pengawalan di wilayah Bani Hayyan, Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.  

Ringkasan Berita:
  • Kapten Inf Zulmi Aditya, Perwira Pertama (Pama) Kopassus gugur saat misi pengawalan konvoi logistik tim UNIFIL Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
  • Selain Kapten Zulmi, satu personel TNI lainnya, yakni Sertu Ikhwan juga gugur dalam insiden ledakan di wilayah yang diserang militer Israel
  • Kapten Inf Zulmi Aditya adalah personel TNI yang berasal dari Sat Grup 2 Kopassus

 

BANGKAPOS.COM - Kapten Inf Zulmi Aditya, Perwira Pertama (Pama) Kopassus gugur saat misi pengawalan konvoi logistik tim UNIFIL Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di wilayah Bani Hayyan, Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Selain Kapten Zulmi, satu personel TNI lainnya, yakni Sertu Ikhwan juga gugur dalam insiden ledakan di wilayah yang diserang militer Israel.

Sedangkan dua personel TNI lainnya yakni Kapten Inf Sulthan dan Praka Deni mengalami luka-luka akibat ledakan yang belum dipastikan sumbernya.

Kapten Inf Zulmi Aditya adalah personel TNI yang berasal dari Sat Grup 2 Kopassus.

Zulmi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2015.

Baca juga: Pesan Terakhir Praka Farizal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Unggahan Istri 45 Minggu Lalu Disorot

Kapten Inf Zulmi Aditya adalah satu di antara personel TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Misi perdamaian yang dilaksanakan pasukan UNIFIL di Lebanon berada di bawah naungan PBB.

UNIFIL adalah misi penjaga perdamaian PBB yang didirikan pada Maret 1978 untuk menjaga keamanan di Lebanon Selatan, khususnya di sepanjang perbatasan dengan Israel.

Kronologi Detik-detik Terkena Ledakan 

Insiden yang mengakibatkan gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sertu Ikhwan terjadi ketika Task Force Bravo (TFB) INDOBATT melaksanakan tugas menjemput jenazah Praka Farizal Romadhon.

Praka Farizal Romadhon adalah prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda yang gugur terkena ledakan saat terjadi saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan pada Minggu (29/3/2026) waktu setempat.

GUGUR DI LEBANON - Kapten Inf Zulmi Aditya (pakai baret merah) personel Kopassus yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, Senin (30/3/2026).
GUGUR DI LEBANON - Kapten Inf Zulmi Aditya (pakai baret merah) personel Kopassus yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, Senin (30/3/2026). (Tribun Timur/Istimewa)

Selain menjemput jenazah Praka Farizal, Task Force Bravo (TFB) INDOBATT saat itu mengawal konvoi logistik terhadap satuan CSSU (Combat Support Service Unit) milik Spanyol dari sektor 7-2 menuju 7-1.

Selain logistik, mereka membawa kotak jenazah untuk mengevakuasi almarhum Praka Farizal Romadhon.

Dalam operasi itu, TFB mengerahkan dua kendaraan untuk mengawal enam kendaraan dalam satu rangkaian konvoi.

Namun, saat melintas di wilayah Bani Hayyan Lebanon selatan dan hendak berbelok pada hari Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat, tiba-tiba terjadi ledakan yang menghantam kendaraan pertama.

Baca juga: Link Resmi Pengumuman Hasil SNBP 2026 Pukul 15.00 WIB Hari Ini

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved