Haji 2026
Update Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf meminta calon jemaah haji tidak lagi gelisah dan cemas terhadap ketakutan penundaan ibadah haji 2026.
Ringkasan Berita:
- Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah masih sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Persiapan keberangkatan 221.000 jemaah haji Indonesia sudah hampir 100 persen.
- Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf meminta calon jemaah haji tidak usah khawatir.
- Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan Arab Saudi untuk kenyamanan dan keamaanan ibadah haji 2026.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah masih sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Berdasarkan jadwal haji 2026 yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI), pemberangkatan jemaah gelombang I jemaah haji Indonesia ke Madinah pada Rabu 22 April 2026 (5 Dzulqa’dah 1447 Hijriah).
Hingga saat ini persiapan keberangkatan 221.000 jemaah haji Indonesia sudah hampir 100 persen.
Baca juga: Keberangkatan Jamaah Haji Babel Masih Sesuai Jadwal, Bakal Masuk Asrama Haji Mulai 30 April 2026
Kuota ini terbagi atas 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf meminta masyarakat yang menjadi peserta ibadah haji tahun ini tidak lagi gelisah dan cemas terhadap ketakutan penundaan atau pembatalan keberangkatan menuju Tanah Suci.
Pasalnya persiapan pemerintah memberangkatkan 221.000 calon jemaah haji telah rampung secara keseluruhan mulai dari penerbitan visa, kartu nusuk hingga kloter keberangkatan dan kepulangan dari Arab Saudi ke Indonesia.
Sesuai rencana awal, pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia akan dimulai secara bertahap pada 22 April 2026 setelah menjalani persiapan satu hari sebelumnya yaitu Selasa (21/4/2026).
"Alhamdulillah persiapan sudah selesai semua seperti visa sudah 100 persen keluar, kartu nusuk tadi pagi saya cek bahwa 100 persen sudah di Indonesia semua, tinggal dibagikan kepada jemaah nanti lalu diaktifkan di Indonesia," kata Irfan kepada awak media, Rabu (8/4/2026)
Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi dan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi ratusan ribu jemaah.
Menteri yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi atas dukungan memberi pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji asal Indonesia.
Menhaj pun berharap kondisi dinamika global dan situasi konflik di Timur Tengah tidak mengganggu operasional gelaran haji.
"Kepada seluruh jemaah haji harapkan tenang, enggak perlu takut dijadwal ulang lagi, tidak perlu galau lagi berangkat atau tidak, InsyaAllah tentu berangkat," ucapnya.
"Tinggal jemaah saja menyiapkan diri secara batin, maupun secara fisik untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya di Tanah Suci," terangnya.
Irfan mengatakan, untuk mencapai perencanaan yang sempurna atau 100 persen perihal pelaksanaan ibadah haji, Kemengaj menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026.
| Nasib Jemaah Haji Indonesia di Tengah Perang Iran vs Israel-Amerika |
|
|---|
| Biaya Haji 2026: Segini Besaran Bipih per Embarkasi, Mulai dari Rp45 Juta |
|
|---|
| 1.077 Jemaah Haji Bangka Belitung Naik Saudi Arabian Airline |
|
|---|
| 12 Hari Lagi Calon Jemaah Haji Reguler Mulai Lunasi Ongkos Haji Rp 54 Juta |
|
|---|
| Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 2026, Gelombang Pertama 22 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Dokumentasi-keberangkatan-haji-babel.jpg)