Jumat, 1 Mei 2026

Haji 2026

Cuaca Mekkah dan Madinah Saat Ini, Jemaah Disambut Panas Terik

Suhu udara pada puncak haji saat Wukuf di Arafah diprediksi kian panas lebih dari 40 derajat Celcius.

Tayang:
Editor: Fitriadi
MEDIA CENTER HAJI/MCH 2025
BUS SHALAWAT - Bus shalawat di Terminal Syib Amir Mekah siaga antar-jemput jamaah haji Indonesia ke Masjidil Haram yang tinggal di wilayah Raudhah dan Syisah. Pemerintah telah menyiapkan 74 halte bus shalawat yang siap melayani jemaah selama di Makkah. Jarak dari hotel ke halte kurang dari 100 meter. 

Sejumlah jemaah haji dari berbagai negara seperti Bangladesh, Turki, hingga India mulai berdatangan.

Para jemaah haji terlihat memadati di titik-titik tertentu. Misalnya di Gate 79 atau dikenal sebagai King Fahd Gate yang merupakan salah satu pintu masuk utama favorit di sisi barat Masjidil Haram.

Pintu ini strategis karena memberikan akses langsung ke area Mataf (tawaf) dan Ka'bah, serta dekat dengan Zamzam Tower.

Sebagian besar jemaah haji juga terlihat mengenakan pakaian ihram dan melaksanakan ibadah umrah.

Para petugas di Masjidil Haram tampak bekerja keras mengatur arus jemaah serta menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif.

Askar (petugas keamanan) juga bersikap tegas menertibkan jamaah yang berkerumun dengan berseru, "Yalla, yalla" yang artinya "ayo, cepat."

Sementara cuaca di Arab Saudi masih dilaporkan masih menyengat.

Adapun pada sore hari, saat berita ini ditulis sekira pukul 17.45 Waktu Arab Saudi, sekitar Masjidil Haram bercuaca cerah dengan suhu udara antara 34-35 derajat celcius. Sehingga jemaah haji diimbau agar banyak minum air agar tidak dehidrasi serta menggunakan pelindung seperti payung/topi.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, jemaah haji asal Indonesia baru akan didorong ke Makkah mulai 1 Mei 2026.

Saat ini, para jemaah haji yang telah terbang dari sejumlah embarkasi Tanah Air tengah berada di Madinah.

Di Madinah, para jemaah haji akan tinggal selama 8-9 hari sebelum akhirnya diberangkatkan menuju Makkah secara bertahap.

Pakai Payung Hingga Tabir Surya

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah mengimbau jemaah haji Indonesia gelombang pertama untuk mengantisipasi cuaca panas.

Kepala Daker (Kadaker) Madinah Khalilurrahman mengatakan jemaah juga perlu membatasi aktivitas di luar ruangan demi menjaga kondisi kesehatan.

Ia mengimbau jemaah untuk menggunakan perlindungan diri seperti payung, kacamata, masker, alas kaki yang nyaman untuk menghadapi cuaca panas di Tanah Suci.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved