Haji 2026
Cuaca Mekkah dan Madinah Saat Ini, Jemaah Disambut Panas Terik
Suhu udara pada puncak haji saat Wukuf di Arafah diprediksi kian panas lebih dari 40 derajat Celcius.
"Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air, sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit," kata Khalilurrahman dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Ia juga menyarankan jemaah menggunakan tabir surya (sunscreen) serta pelembap bibir untuk melindungi tubuh dari paparan panas ekstrem.
Di sisi lain, kabar baik datang bagi jemaah dari lima kloter pertama yang mendapatkan fasilitas hotel dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi.
Jarak penginapan hanya sekitar 50 meter, sehingga memudahkan akses ibadah, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas, termasuk untuk berziarah ke Raudhah.
Lebih dari 2.500 jemaah disebut mendapatkan akomodasi yang berdekatan dengan pintu 330 Masjid Nabawi, sehingga mobilitas menuju area ibadah menjadi lebih ringan.
Selain itu, terdapat perubahan dalam layanan haji tahun ini, khususnya terkait kartu Nusuk.
Jika sebelumnya dibagikan setibanya di Arab Saudi, kini kartu tersebut sudah diterima jemaah sejak di Tanah Air.
Setibanya di hotel, pihak syarikah hanya memberikan sosialisasi penggunaan kartu tersebut.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary mengingatkan mayoritas jemaah haji Indonesia merupakan lanjut usia, sehingga penting untuk menjaga kondisi fisik.
"Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar jemaah dapat menjalani puncak ibadah haji pada Mei mendatang dengan baik.
Layanan Fast Track
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff mengatakan, salah satu terobosan utama tahun ini adalah optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) yang menjangkau lebih dari 125 ribu jemaah.
Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi diselesaikan di Indonesia, sehingga jemaah tidak perlu antre saat tiba di Jeddah atau Madinah.
"Layanan fast track ini secara nyata mempercepat proses kedatangan jemaah di Tanah Suci. Jemaah bisa langsung menuju hotel tanpa harus melalui antrean panjang imigrasi, sehingga lebih nyaman, terutama bagi lansia dan kelompok rentan," ujar dia.
Layanan fast track tersedia di Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.
Penambahan Makassar menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan.
Selain itu, pemerintah memastikan kesiapan transportasi udara melalui Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang berpengalaman dalam penerbangan haji.
"Sejak di embarkasi, kami pastikan jemaah mendapatkan layanan yang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian dokumen, hingga akomodasi dan konsumsi yang memadai agar jemaah siap berangkat dalam kondisi prima," kata Maria.
Dari sisi layanan di embarkasi, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan serta menerima dokumen penting seperti paspor, living cost 750 riyal Arab Saudi, gelang identitas, dan kartu Nusuk.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi menegaskan, program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Arab Saudi sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.
"Program fast track ini adalah instruksi langsung dari Raja Arab Saudi agar seluruh layanan kepada tamu Allah dapat dipermudah, terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar," ungkapnya.
Kemenhaj menegaskan, perluasan layanan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
(Bangkapos.com/Kompas.com/Farid Assifa/ Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani, Fahdi Fahlevi, Sri Juliati)
| Siap-siap 2030 Kuota Haji Indonesia Diprediksi Bertambah 100 Persen |
|
|---|
| Polisi Arab Saudi Cegat Bus Petugas Haji, Akses Masuk Jeddah dan Mekkah Diperketat |
|
|---|
| Sanksi Berat Menanti Haji Ilegal Tak Bisa Masuk Mekah Hingga Didenda Rp 425 Juta |
|
|---|
| Bikin Heboh, Ternyata Awal Mula Wacana War Ticket Naik Haji Tanpa Antri dari Menhaj |
|
|---|
| Siapa Cepat Siapa Dapat, War Ticket Jika Ada Tambahan Kuota Haji dari Arab Saudi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Bus-shalawat-di-mekkah.jpg)