Sabtu, 9 Mei 2026

Tabrakan Bus ALS vs Truk BBM di Muratara

Tabrakan Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, Pasutri Lompat dari Jendela saat Api Membesar

Ngadiono bersama istri mengambil keputusan cepat untuk bertahan hidup saat bus terbakar hebat seusai bertabrakan dengan truk tangki BBM di Muratara.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Notebook LM/Sigit
Grafis laka bus ALS vs truk BBM di Muratara, Sumsel. 

Puncak kejadian terjadi ketika terdengar benturan keras yang disusul kobaran api.

Bus yang ditumpangi bertabrakan dengan truk tangki BBM, lalu api dengan cepat membesar.

“Saya dengar benturan keras, lalu api sudah membesar. Saya dan istri langsung lompat keluar lewat jendela,” tutur Ngadiono.

Keputusan itu menjadi penyelamat nyawa. Tak lama kemudian, seorang penumpang lain juga berhasil keluar dengan cara yang sama. Namun bagi sebagian besar penumpang lain, kesempatan itu tidak datang. 

Setelah berhasil keluar, Ngadiono hanya bisa menyaksikan kobaran api yang semakin membesar disertai suara ledakan yang terus terdengar.

“Kami hanya bisa melihat penumpang lain terjebak di dalam bus. Kami tidak bisa berbuat apaapa,” ujarnya dengan nada getir.

Akibat insiden tersebut, Ngadiono mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan.

Sementara istrinya, Jumiatun, serta satu korban selamat lainnya mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di ruang ICU RSUD Rupit.

Rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan betapa cepat api membesar.

Dalam video tersebut, kobaran api tampak menjulang disertai asap tebal yang menyelimuti jalan

Sesekali terdengar suara ledakan kecil yang diduga berasal dari tangki bahan bakar atau ban kendaraan.

“Di Karang Jaya, kejadian mobil bertumburan langsung kebakaran,” ujar perekam video dengan suara panik.

Di tengah situasi genting, warga yang berada di sekitar lokasi hanya bisa berteriak meminta pertolongan.

“Coba telepon PLN, telepon Damkar!” teriak seorang pria, menggambarkan kepanikan yang sulit dikendalikan.

Sejumlah warga mengaku tidak sempat memberikan pertolongan karena api terlalu cepat membesar.

Sumber: bangkapos
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved