Kamis, 4 Juni 2026

Kantor BGN Digeledah Kejagung

Purbaya Bocorkan Korupsi di BGN ke Kejagung

Kemenkeu melaporkan kepada Kejaksaan Agung tentang dugaan praktik korupsi di BGN menjadi salah satu pertimbangan menangkap Dadan Hindayana.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
BOCORKAN KORUPSI BGN - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Baru-baru ini Purbaya mengungkap Kementerian Keuangan pernah melaporkan kepada Kejaksaan Agung tentang dugaan praktik korupsi di BGN menjadi salah satu pertimbangan Kejagung menangkap mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenkeu laporkan dugaan korupsi di BGN ke Kejaksaan Agung.
  • Prabowo akui menerima laporan dugaan praktik curang pada program MBG.
  • Presiden panggil Kepala BPKP dan Kepala PPATK.
  • Dadan Hindayana dipecat dari jabatan Kepala BGN lalu jadi tersangka.

 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan laporan yang disampaikan Kementerian Keuangan kepada Kejaksaan Agung tentang dugaan praktik korupsi di BGN menjadi salah satu pertimbangan Kejagung menangkap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Menurut Purbaya, pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara tidak hanya dilakukan oleh Kemenkeu, tetapi juga oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejagung.

"Mungkin salah satu laporan juga dari kita asalnya kan. Bukan dari kita aja ya. BPKP memeriksa. Kejaksaan meriksa. Semuanya memeriksa, mengecek. Jadi kita tukar-tukar data lah kira-kira," ungkap Purbaya usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Dulu Dadan Hindayana Sesumbar Nggak Mungkin Ada Korupsi di Makan Bergizi

Lalu, soal pencopotan Dadan dari jabatannya sebagai Kepala BGN, Purbaya menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto setelah melakukan evaluasi kinerja.

Baca juga: Awal Mula Prabowo Curiga pada Dadan Hindayana

"Ini keputusan Bapak Presiden setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja beliau kan. Kita enggak ikut campur," tegasnya.

Prabowo Akui Terima Laporan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya telah menerima laporan mengenai dugaan penyelewengan yang melibatkan pimpinan BGN sebelum lembaga tersebut mengalami pergantian kepemimpinan.

Prabowo mengatakan laporan terkait persoalan di internal BGN telah masuk ke mejanya sejak beberapa waktu lalu.

Baca juga: Modus Dadan Hindayana Keruk Keuntungan Miliaran Rupiah Per Hari dari Program MBG

Temuan itu menyangkut dugaan kejanggalan dalam tata kelola organisasi.

"Jadi memang sudah beberapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan," ungkap Prabowo saat memberikan pengarahan "Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition", di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Prabowo mengatakan laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan meminta sejumlah lembaga terkait melakukan penelusuran.

Ia mengaku memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta sejumlah pejabat lainnya untuk meminta penjelasan.

"Jadi saudara-saudara, waktu saya mendapat laporan-laporan itu saya panggil kepala BPKP, Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah dan juga kepala PPATK, dan saya panggil beberapa pejabat lain, saya tanya," papar Prabowo.

Kejagung Geledah Kantor BGN

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved