Minggu, 7 Juni 2026

Simak Tahapan dan Jadwal TKA SD 2026, Lengkap dengan Format Soal dan Simulasinya

Syarat utamanya, peserta wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid

Tayang:
Dok istimewa/Ilsutrasi TKA/ Kemendikdasmen
SIMULASI TKA - Kesempatan bagi siswa kelas VI SD untuk bersiap menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 kini terbuka lebar. Pendaftaran untuk mengikuti ujian ini telah dibuka dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026. 

BANGKAPOS.COM - Berikut gambaran simulasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa Sekolah Dasar kelas 6.

Memasuki awal 2026, pemerintah mulai mematangkan persiapan TKA sebagai bagian dari asesmen nasional.

Ujian ini dirancang untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara lebih terstruktur dan menyeluruh.

Baca juga: Selama Bulan Puasa Ramadhan 2026, Listrik di Bangka Belitung Tidak ada Pemadaman Bergilir

Pendaftaran TKA jenjang SD/MI/sederajat serta SMP/MTs/sederajat dibuka pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.

Syarat utamanya, peserta wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid agar bisa mengikuti seluruh tahapan tes.

Setelah masa pendaftaran berakhir, rangkaian kegiatan dimulai dari simulasi, kemudian dilanjutkan gladi bersih, hingga pelaksanaan ujian utama.

Untuk jenjang SD, simulasi dijadwalkan berlangsung pada 2–8 Maret 2026, sementara gladi bersih digelar pada 9–17 Maret 2026.

Gladi bersih dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat, sistem, serta teknis pelaksanaan berjalan tanpa kendala sebelum hari H.

Adapun TKA tingkat SD akan dilaksanakan pada 20–30 April 2026, dengan pengumuman hasil secara nasional pada 25 Mei 2026.

Secara umum, TKA bertujuan mengukur kemampuan berpikir siswa secara komprehensif melalui variasi bentuk soal.

Soal dibagi menjadi dua tipe, yakni soal tunggal yang berdiri sendiri dan soal grup yang disusun berdasarkan satu stimulus yang sama, seperti teks, tabel, atau ilustrasi.

Dari segi format, terdapat tiga model soal yang digunakan. Pertama, pilihan ganda biasa dengan satu jawaban benar.

Kedua, pilihan ganda kompleks tipe multiple choice multiple answers (MCMA) yang memungkinkan lebih dari satu jawaban tepat.

Ketiga, pilihan ganda kompleks model kategori, di mana siswa harus menilai setiap pernyataan, misalnya memilih “benar” atau “salah”.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, soal difokuskan pada kemampuan memahami teks, menafsirkan informasi, serta ketepatan penggunaan bahasa.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved