Senin, 1 Juni 2026

Doa dan Amalan

Doa Nabi Yunus dan Zikir Hasbunallah, Amalan Mustajab Saat Hidup Dihimpit Masalah Bertubi-tubi

Saat menghadapi masalah hidup yang berat, umat Islam dianjurkan membaca doa Nabi Yunus dan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil.

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribun Sumsel
DOA NABI YUNUS--Saat menghadapi masalah hidup yang berat, umat Islam dianjurkan membaca doa Nabi Yunus dan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil. 

Hasbunallah wa ni'mal wakil.

Artinya:

"Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Zikir ini dikenal sebagai kalimat tawakal yang mengajarkan seorang muslim untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah melakukan ikhtiar terbaik.

Almarhum Syekh Ali Jaber dalam salah satu ceramahnya pernah menganjurkan umat Islam untuk mengamalkan zikir tersebut secara rutin, terutama saat memiliki hajat atau sedang menghadapi persoalan berat.

Menurutnya, kalimat sederhana itu dapat menjadi penguat hati sekaligus pengingat bahwa pertolongan Allah selalu lebih besar daripada masalah yang sedang dihadapi manusia.

Baca juga: Anton Kurniawan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya, Mantan Polisi yang Sempat Coba Kabur

Doa Bukan Sekadar Permintaan

Dalam Islam, doa bukan hanya sarana meminta sesuatu kepada Allah SWT.

Doa juga merupakan bentuk ibadah yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Tuhannya.

Melalui doa, seseorang diajak untuk menyadari keterbatasan diri, memperkuat kesabaran, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti disertai jalan keluar.

Karena itu, ketika masalah datang bertubi-tubi, umat Islam dianjurkan untuk tidak putus asa. Selain berusaha mencari solusi secara nyata, memperbanyak doa dan zikir juga menjadi cara untuk menjaga ketenangan jiwa.

Tata Cara Berdoa agar Lebih Khusyuk

Dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, terdapat beberapa adab berdoa yang dianjurkan.

Di antaranya menghadap kiblat, memulai doa dengan pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, berdoa dengan suara lembut penuh harap dan rasa takut, serta meyakini bahwa Allah akan mengabulkan doa sesuai kehendak-Nya.

Selain itu, terdapat sejumlah waktu yang dinilai istimewa untuk berdoa, seperti antara azan dan iqamah, sepertiga malam terakhir, saat turun hujan, setelah salat fardu, dan pada hari Jumat.

Menumbuhkan Optimisme di Tengah Ujian

Para ulama mengingatkan bahwa doa tidak boleh dipisahkan dari ikhtiar. Keduanya harus berjalan beriringan agar seorang muslim tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan hidup.

Dengan mengamalkan doa Nabi Yunus dan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil secara rutin, umat Islam diharapkan mampu menghadapi cobaan dengan hati yang lebih tenang, sabar, dan penuh keyakinan bahwa pertolongan Allah SWT akan datang pada waktu yang terbaik.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved