Senin, 4 Mei 2026

Ramadhan 2026

Jangan Cuma Kenyang! Ini Rahasia Menu Sahur Agar Jantung Sehat dan Otot Tak Lemas Selama Puasa

Jangan Cuma Kenyang! Ini Rahasia Menu Sahur Agar Jantung Sehat dan Otot Tak Lemas Selama Puasa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Magang/Bangkapos.com
SAHUR - Jangan Cuma Kenyang! Ini Rahasia Menu Sahur Agar Jantung Sehat dan Otot Tak Lemas Selama Puasa 

BANGKAPOS.COM- Banyak yang mengira sahur hanya soal mengisi perut agar kuat menahan lapar.

Padahal, komposisi makanan yang sembarangan bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung hingga menyebabkan massa otot menyusut.

Dokter gizi mengungkapkan trik "Isi Piringku" yang wajib diterapkan saat sahur agar tubuh tetap bugar dan metabolisme terjaga hingga waktu berbuka.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, dr. Oqti Rodia, Sp.GK, menjelaskan bahwa prinsip sahur pada dasarnya sama dengan pedoman “Isi Piringku”.

“Kurang lebih sebenarnya sama ya dengan komposisi isi piringku yang sudah jatuh ke main case, yaitu dari satu piring itu kita bagi menjadi tiga bagian besar,"ungkapnya pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Senin (23/2/2026). 

Sepertiga Karbohidrat, Sepertiga Sayur

Tips masak sayur bayam agar daunnya tidak menghitam dan tetap hijau walau sudah dimasak (Sajian Sedap)

Dalam satu piring, sepertiganya adalah makanan pokok. Pilihannya bisa nasi, jagung, kentang, ubi, atau singkong.

Kemudian seperenam bagian diisi lauk, baik lauk nabati maupun hewani. Sementara sepertiga lainnya, jumlahnya sama dengan makanan pokok, adalah sayuran.

Sayur tidak boleh dilewatkan. Banyak orang fokus pada nasi dan lauk, tetapi lupa bahwa sayuran berperan penting untuk serat dan kesehatan jantung.

Satu bagian terakhir, yakni seperenam piring, diisi buah-buahan.

Dengan komposisi ini, tubuh mendapat karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk menjaga massa otot, serta serat dari sayur dan buah untuk mendukung metabolisme dan kesehatan jantung.

Intinya, sahur bukan sekadar kenyang, tapi seimbang.

Berbuka Tetap Bertahap

Untuk berbuka, dr. Oqti menyarankan memulai dari yang cair terlebih dahulu, seperti air 

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved