Kamis, 16 April 2026

Ramadhan 2026

10 Kultum Ramadhan 2026 Singkat Berbagai Tema, Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadis

Berikut ini 10 Kultum Ramadhan 2026 Singkat Berbagai Tema, Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadis

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Gemini AI
KULTUM - Berikut ini 10 Kultum Ramadhan 2026 Singkat Berbagai Tema, Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an dan Hadis 

BANGKAPOS.COM - Kultum atau kuliah tujuh menit menjadi salah satu tradisi yang selalu hadir untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan.

Biasanya disampaikan setelah salat Subuh, menjelang berbuka puasa, hingga sela-sela Isya dan Tarawih, kultum berisi pesan singkat penuh makna yang menguatkan iman dan kepedulian sosial.

Berikut 10 contoh kultum Ramadhan 2026 singkat dalam berbagai tema, lengkap dengan kutipan ayat Al-Qur’an dan hadis yang bisa menjadi referensi bagi penceramah maupun panitia kegiatan keagamaan.

1. Keutamaan Menyiapkan Makan Sahur

Asalamualaikum wa rahmatullah wa barakatuh

Hadirin yang dimuliakan Allah

Ibadah puasa harus dijalankan dengan penuh ketulusan. Sebagai bentuk ketulusan tersebut, kita harus mempersiapkan ibadah dengan sebaik-baiknya. Persiapan ini dapat berarti persiapan sebelum memasuki bulan puasa atau ketika sudah berada di bulan puasa.

Baca juga: 5 Kultum Ramadhan Singkat 1 Menit, Penuh Makna dan Mudah Dihafalkan

Islam mengajarkan agar kita menyiapkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa dengan melakukan makan sahur.

Makan sahur tidak hanya merupakan persiapan yang bersifat lahiriah, untuk menyimpan energi selama menjalankan puasa. Namun ada nilai keutamaan tersendiri di luar manfaat jasadiyah. Nilai-nilai itu telah dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi SAW dan penjelasan para ulama terhadap hadis tersebut.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Dalam konteks menjelaskan nilai keutamaan sahur ini,

Rasulullah SAW menyabdakan:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

"Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan." (HR Bukhari: 1923 & Muslim: 1095).

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam kitab Shahih al-Bukhari. Karenanya, kesahihan hadis tersebut tidak perlu dipertanyakan. 

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved