Selasa, 19 Mei 2026

Contoh Ceramah Singkat Ramadhan 2026 Terbaru Hari ke-6 tentang Puasa yang Sia-sia

Teks ceramah singkat Ramadhan 2026 hari ke-6 tentang penyebab puasa sia-sia. Referensi kultum praktis, shahih, dan penuh makna.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Gemini AI
CERAMAH - Ilustrasi ceramah singkat Ramadhan 2026 terbaru 

Ringkasan Berita:
  • Materi ceramah ini membahas peringatan Rasulullah SAW tentang puasa yang hanya menghasilkan lapar dan dahaga.
  • Fokus utama meliputi bahaya salah niat (riya), dosa syirik/klenik, hingga dampak buruk menyakiti tetangga dan memutus silaturahim yang dapat menghapus seluruh pahala ibadah di bulan suci.

BANGKAPOS.COM - Memasuki hari ke-6 di bulan suci ini, menjaga kualitas ibadah menjadi tantangan tersendiri.

Bukan sekadar menahan lapar, puasa adalah momentum pembuktian ketulusan hamba di hadapan Sang Pencipta.

Berikut adalah naskah ceramah singkat yang bisa Anda gunakan sebagai materi kultum subuh atau menjelang berbuka :

Teks Ceramah: Jalani Puasa Ramadan Tapi Sia-Sia

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Jemaah yang berbahagia,

Di bulan Ramadan ini, seorang muslim yang memenuhi syarat, wajib melaksanakan ibadah puasa. Dengan bertambahnya jumlah umat Islam, tentu semakin banyak pula yang menjalankan ibadah puasa. Namun yang perlu dipertanyakan adalah apakah setiap orang yang menjalankan ibadah puasa akan diterima Allah, atau sebaliknya ibadah puasanya menjadi sia-sia di sisi Allah, sebagaimana disinyalir Rasulullah "Betapa banyak orang yang berpuasa, dan bagian dari puasanya (yang ia dapat hanya) lapar dan dahaga." (HR. Ahmad).

Kaum muslimin wal muslimat rahimakumullah,

Di antara perbuatan yang bisa menyia-nyiakan ibadah puasa kita adalah berpuasa bukan karena Allah, atau salah niat. Niat adalah pokok dari segala amal. Salah niat akan menjadikan puasa sia-sia. 

Termasuk salah niat adalah kita berpuasa bukan karena Allah. Diam-diam ada niat terselinap di dalam hati kita yang bukan karena Allah. Ada riya', maupun ada pengharapan kepada selain Allah. Riya adalah salah satu bentuk kesyirikan yang sangat dibenci Allah. 

Karenanya, ibadah semacam itu akan tertolak dan akan menjerumuskan pemiliknya ke dalam api neraka. Allah berkalam, "Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya." (al-Kahfi: 110). 

Niat adalah roh amal, inti, dan sendinya. Amal menjadi benar karena niat yang benar. Sebaliknya, amal jadi rusak karena niat yang rusak. Ibnul Mubarak rahimahullah berkata, "Berapa banyak amalan yang sedikit bisa menjadi besar karena niat, dan berapa banyak amalan yang besar bisa bernilai kecil karena niatnya."

Jemaah yang dimuliakan Allah,

Salah satu perkara yang dapat menyia-nyiakan puasa kita adalah percaya dengan "klenik". Karena orang yang percaya kepada dukun, pembaca nasib, paranormal dan sejenisnya, ia telah menyekutukan Allah. Ketika seseorang telah menyekutukan Allah, maka seluruh amal ibadahnya menjadi sia-sia. 

Allah berkalam, "Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi." (az-Zumar: 65). 

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad" (HR. Abu Daud dan an-Nasâ'i).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved