Minggu, 26 April 2026

Ramadhan 2026

Teks Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit tentang Malam Lailatul Qadar 2026

Teks kultum Ramadhan 7 menit tentang Lailatul Qadar. Pelajari keutamaan, rahasia waktu, dan ciri-ciri malam seribu bulan di sini.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Gemini AI
KULTUM - Kumpulan naskah kultum Ramadhan singkat 7 menit terabaru 2026 

Ringkasan Berita:- Kultum ini membahas Lailatul Qadar sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Meskipun waktu pastinya dirahasiakan oleh Allah agar umat Islam tetap istikamah beribadah, para ulama memprediksi kehadirannya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Materi ini menekankan pentingnya menjaga semangat ibadah sepanjang bulan demi meraih ampunan dan keberkahan yang agung.

BANGKAPOS.COM  - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan 1447 H, semangat spiritual umat Muslim biasanya mencapai puncaknya.

Di antara malam-malam yang sunyi, tersimpan satu rahasia besar yang disebut Al-Qur'an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Itulah Lailatul Qadar, sebuah momentum sakral di mana pintu langit terbuka lebar dan rahmat Allah mengalir tanpa batas kepada hamba-Nya yang terjaga.

Namun, mengapa waktu kehadirannya dirahasiakan?

Mengapa ia bagaikan permata tersembunyi yang harus dicari dengan kesungguhan di antara malam-malam ganjil?

Ketidakpastian ini bukanlah tanpa hikmah.

Ia adalah ujian bagi keistiqamahan kita, agar kita tidak hanya beribadah di satu malam saja, melainkan menghidupkan setiap detik di penghujung Ramadhan dengan zikir dan doa.

Melalui materi Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai hakikat malam mulia tersebut, pandangan para ulama tentang waktunya, hingga ciri-ciri alam yang menyertainya berdasarkan petunjuk Rasulullah SAW.

Berikut contoh Kultum Ramadahan Singkat 7 Menit tentang Lailatul Qadar :

Jamaah yang dimuliakan Allah.

Betapa banyak anjuran amal ibadah yang dianjurkan untuk umat Muslim selama Ramadhan. Dari mulai amalan-amalan sunnah saat bukan puasa dan sahur, bertadarus Al-Qur’an, melaksanakan shalat tarawih, dan lain sebagainya.

Salah satu anjuran utama yang terdapat pada bulan agung ini adalah meraih malam Lailatul Qadar.

Allah swt dalam Al-Qur’an secara tegas menyampaikan bahwa momen sakral Lailatul Qadar,

إِنَّا أَنْزَلْنَهُ فِى لَيْلَةِ الْقَدْرِ * وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ * لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مّنْ أَلْفِ شَهْرٍ * تَنَزَّلُ الْمَلَئِكَةُ وَالْرُّوحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِهِّمْ مِّنْ كُلِّ أَمْرٍ * سَلَامٌ هِىَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ.

Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatul qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadar [97]: 1-5)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved