Minggu, 17 Mei 2026

Ramadhan 2026

Ceramah Kultum Ramadhan Hari ke-24 Singkat 7 Menit tentang Jaga Hati di Hari Terakhir Ramadhan

Teks kultum Ramadhan hari ke-24 singkat 7 menit bertema menjaga hati. Materi ceramah terbaru 2026 untuk menyambut Idul Fitri.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Gemini AI
KULTUM - Kumpulan naskah ceramah kultum Ramadhan singkat 7 menit tentang puasa terbaru 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Memasuki hari ke-24 Ramadhan 1447 H, artikel ini menyajikan teks kultum Ramadhan singkat 7 menit tentang pentingnya menjaga hati di penghujung bulan suci.
  • Mengambil referensi dari Imam Al-Ghazali dan Imam An-Nawawi, materi ini menekankan bahwa hati adalah pusat kendali perilaku manusia yang harus dibersihkan sebelum datangnya hari raya Idul Fitri 2026.

BANGKAPOS.COM – Memasuki fase sepuluh malam terakhir bulan puasa, penyampaian kultum Ramadhan singkat 7 menit menjadi agenda yang sangat dinantikan oleh jemaah.

Sesi ceramah singkat ini biasanya mengisi ruang-ruang ibadah setelah shalat Subuh atau sesaat sebelum pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah di masjid.

Di tahun 2026 ini, menjaga momentum ibadah di hari-hari terakhir Ramadhan adalah kunci utama untuk meraih predikat takwa yang sempurna.

Kultum bukan sekadar formalitas, melainkan sarana pengingat (dzikra) bagi umat Islam untuk tetap istiqamah di tengah persiapan menyambut hari raya Idul Fitri.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi materi, berikut adalah teks ceramah kultum Ramadhan singkat 7 menit terbaru untuk hari ke-24 mengenai manajemen hati.

Materi Kultum: Menjaga Hati di Penghujung Ramadhan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah yang telah memberikan anugerah dan karunia yang sangat besar kepada kita. Sehingga kita bisa hadir dalam masjid yang mulia ini untuk melaksanakan shalat fardhu Isya dan Tarawih secara berjamaah.

Shalawat dan salam kita kirimkan kepada nabi junjungan kita, Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Nabi yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang seperti yang kita rasakan saat ini.

 Ma'asyiral muslimin wal muslimat rahimakumullah

Pada malam hari ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah ceramah singkat yang berjudul "Pentingnya Menjaga Hati di Akhir Ramadhan".

Salah satu ilmu yang wajib untuk dipelajari dengan benar oleh semua umat Islam adalah ilmu tentang cara merawat hati. Sebab, sifat dan karakter seorang hamba merupakan menifestasi dari isi hatinya. Jika baik, maka semua perilaku kesehariannya akan baik, taat dalam beribadah, berkata jujur dan berperangai sopan santun kepada sesama, dan tidak mudah berburuk sangka kepada orang lain. Jika tidak baik, maka akan berpengaruh tidak baik pula pada gerak-gerik kesehariannya.

Karenanya, di akhir-akhir bulan Ramadhan ini, sudah saatnya bagi kita semua untuk segera memperbaiki hati yang kotor, dengan cara berbenah diri untuk bisa berubah menjadi hamba yang semakin taat dalam menunaikan segala kewajiban dan tanggungjawab, serta berperilaku baik kepada sesama. Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah menyampaikan,

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

Artinya, "Ingatlah, sesungguhnya dalam jasad seseorang tardapat segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik maka baik pula seluruh jasadnya, namun apabila segumpal daging itu rusak maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah, bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR Al-Bukhari).

Merujuk pada pendapat Imam An-Nawawi dalam salah satu karyanya, bahwa hadits ini menjadi penguat perihal pentingnya untuk memperbaiki hati, dan menjaganya dari hal-hal yang bisa merusak kesucian hati. (An-Nawawi, Syarhun Nawawi 'ala Muslim, [Daru Ihya At-Turats: 1392], juz XI, halaman 29).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved