Minggu, 17 Mei 2026

Ramadhan 2026

Jadwal Resmi Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Penetapan 1 Syawal 1447 H

Penetapan 1 Syawal atau hari Lebaran dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Bangkapos.com
RUKYATUL HILAL - Pengamatan bulan saat rukyatul hilal di Desa Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Penetapan 1 Syawal atau hari Lebaran dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag)
  • Penentuan 1 Syawal juga menjadi momen yang ditunggu umat Islam agar dapat melaksanakan Salat Idul Fitri dan kegiatan lainnya seperti silaturahmi
  • Mengutip laman resmi Kemenag, sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah bakal digelar pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H

 

BANGKAPOS.COM -- Momen Hari Raya Idul Fitri dinantikan umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan 1 Syawal atau hari Lebaran dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Penentuan 1 Syawal juga menjadi momen yang ditunggu umat Islam agar dapat melaksanakan Salat Idul Fitri dan kegiatan lainnya seperti silaturahmi.

Sidang isbat penetapan 1 Syawal dilaksanakan di penghujung bulan Ramadan. 

Baca juga: Download PDF Khutbah Idul Fitri 1447 H Singkat Arab Tebal: Kesabaran Wujud Kemuliaan Sejati

Hal ini bertujuan untuk melihat posisi hilal atau kemunculan bulan baru.

Pemantauan hilal dilakukan di sejumlah titik lokasi. 

Berikut ini jadwal sidang isbat Idul Fitri 2026 yang akan digelar oleh Kemenag.

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026

Mengutip laman resmi Kemenag, sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah bakal digelar pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H

Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad, mengatakan, persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 H telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, mencakup aspek substansi maupun dukungan teknis. 

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujarnya dikutip dari laman kemenag.go.id, Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: 2 Kali Datangi Rumah Brigpol Fachrul, Ini Alasan Polres Sinjai Tetapkan DPO: ‘Saya Keluar Baik-baik’

Abu Rokhmad menyebut sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegasnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan, kesiapan teknis terus dimatangkan, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved