Selasa, 2 Juni 2026

Bangka Pos Hari Ini

Indonesia U17 Tersandung Malaysia, Nasib Garuda Muda Ditentukan Vietnam

Jalan terjal Indonesia di Piala AFF U17 2026, Nasib Garuda Muda Bertumpu pada Vietnam

Tayang:
Bangka Pos
Bangka Pos Hari Ini, Jumat (17/04/2026). 

Langit persaingan Piala AFF U17 2026 semakin memanas ketika matchday kedua rampung digelar pada Kamis (16/4) malam. Di tengah tensi yang kian meninggi, Timnas U17 Indonesia justru harus menelan kenyataan pahit, kekalahan tipis yang mengubah arah perjalanan mereka di turnamen ini.

LAGA kontra Malaysia U17 menjadi titik balik yang tak diharapkan. Satu gol dari Fareez Danial cukup untuk meruntuhkan dominasi permainan Garuda Muda yang sepanjang pertandingan sebenarnya tampil lebih menekan. Sepak bola, sekali lagi, menunjukkan bahwa penguasaan bola dan peluang tak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.

Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto bermain dengan intensitas tinggi. Aliran bola terjaga, serangan dibangun dari lini ke lini dengan rapi, dan peluang demi peluang tercipta. Namun, persoalan lama kembali muncul, ketajaman di lini depan yang belum mampu menjawab kebutuhan tim.

Ketika peluit panjang dibunyikan, papan skor tetap menunjukkan angka 1-0 untuk Malaysia.

Kekalahan itu tak hanya menghapus tiga poin penting, tetapi juga menggeser posisi Indonesia dalam peta persaingan grup.

Kini, Indonesia turun ke peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin, jumlah yang sama dengan Malaysia. Namun, aturan head-to-head membuat posisi Garuda Muda harus rela berada di bawah rivalnya tersebut. Dalam turnamen yang margin kesalahannya sangat tipis, satu hasil buruk bisa berdampak panjang.

Situasi menjadi semakin rumit saat menengok klasemen peringkat kedua terbaik. Harapan Indonesia yang sempat terbuka kini harus berbenturan dengan kenyataan bahwa Malaysia berhasil mengambil alih posisi yang sebelumnya mereka tempati.

Di grup lain, tekanan tak kalah besar datang dari Kamboja U17 dan Myanmar U17 yang samasama telah mengoleksi empat poin. Dalam format kompetisi ini, hanya satu runner-up terbaik dari tiga grup yang berhak melaju ke semifinal. Artinya, setiap angka, setiap gol, bahkan setiap detail kecil menjadi penentu nasib.
 
Di tengah situasi yang kian menekan, satu laga tersisa kini menjelma menjadi panggung penentuan. Indonesia dijadwalkan menghadapi Vietnam
U17 pada Minggu (19/4), sebuah pertandingan yang tak lagi sekadar laga grup, melainkan pertaruhan masa depan di turnamen ini.

Kemenangan menjadi harga mati. Tanpa tiga poin, peluang akan tertutup rapat. Namun bahkan dengan kemenangan, jalan menuju semifinal belum sepenuhnya aman. Indonesia masih harus menunggu hasil dari grup lain, berharap skenario berpihak dan angka yang dikumpulkan cukup untuk bersaing di jalur runner-up terbaik.

Banyak Catatan

Di lapangan, cerita pertandingan melawan Malaysia menyisakan banyak catatan. Sejak awal laga, Indonesia berusaha mengambil kendali permainan. Tekanan demi tekanan dibangun, terutama menjelang akhir babak pertama. Namun, rapatnya lini pertahanan Malaysia menjadi tembok yang sulit ditembus.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Indonesia tidak menurun. Pemain pengganti Chico Jericho Yarangga sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-47, tetapi bola masih bisa diamankan kiper lawan. 

Beberapa menit berselang, giliran Malaysia yang nyaris menggandakan keunggulan. Tendangan melengkung Muzakif hanya tipis melebar, mengingatkan Indonesia bahwa ancaman selalu datang dari berbagai arah.

Peluang demi peluang terus hadir bagi Garuda Muda. Sean mencoba peruntungannya pada menit ke-52, disusul sepakan Girly dari luar kotak penalti. Namun, semua upaya itu belum mampu mengubah keadaan.

Salah satu momen paling krusial terjadi pada menit ke-67. Ichiro Akbar gagal memaksimalkan umpan lambung di depan gawang. Bola yang tak terkontrol dengan sempurna menjadi simbol dari malam yang tak berpihak.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved