Video : IRGC Dilaporkan Ambil Alih Kendali Negara di Tengah Perang
Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dilaporkan telah mengambil alih kendali penuh atas keputusan-keputusan strategis negara
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Di tengah eskalasi konflik yang terus memanas, struktur kekuasaan di Iran dikabarkan mengalami perubahan drastis. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dilaporkan telah mengambil alih kendali penuh atas keputusan-keputusan strategis negara, sementara peran Pemimpin Tertinggi dinilai kian melemah.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Teheran kini tidak lagi sepenuhnya dikendalikan oleh satu otoritas religius tunggal. Sebaliknya, pusat pengambilan keputusan kini bergeser ke tangan kelompok elit militer dan keamanan, terutama IRGC dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Pergeseran ini ditengarai terjadi setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ayatullah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan Israel pada awal konflik. Meskipun posisi tersebut kini diwariskan kepada putranya, Mojtaba Khamenei, namun perannya dinilai lebih bersifat simbolis dan hanya sebagai pemberi restu atau legitimasi atas kebijakan yang telah dirumuskan oleh para jenderal IRGC.
Mojtaba Khamenei sendiri dikabarkan dalam kondisi kesehatan yang serius akibat luka bakar dan cedera permanen dari serangan udara musuh. Hal ini membuatnya terisolasi, jarang muncul di publik, dan hanya menyampaikan instruksi melalui catatan tertulis guna menghindari kesan kelemahan di tengah situasi politik yang sensitif.
Akibatnya, dominasi kekuatan militer kini lebih menonjol dibandingkan otoritas keagamaan dalam menentukan arah kebijakan politik luar negeri maupun strategi perang Iran.
Perubahan fundamental dalam pola kepemimpinan ini berdampak pada lambatnya proses pengambilan keputusan penting. Salah satu contohnya terlihat pada respon Iran terhadap negosiasi damai dengan Amerika Serikat di Pakistan yang membutuhkan waktu hingga beberapa hari untuk diputuskan.
Meski demikian, pihak pemerintah Iran sebelumnya sempat membantah adanya isu perpecahan internal terkait langkah-langkah negosiasi tersebut. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)
| Video : Jet Jadul Iran Bobol Pertahanan AS di Kuwait |
|
|---|
| Video : Trump Klaim Ukraina Sudah Kalah Perang, Sebut Putin Siap Bantu Hentikan Konflik Iran |
|
|---|
| Video: 90 Menit Bicara di Telepon, Putin dan Trump Bahas Ukraina dan Iran |
|
|---|
| Video: Marinir AS Terancam Rudal Iran & Krisis Global Seusai UEA Cabut dari OPEC |
|
|---|
| Video: Detik-detik IRGC Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS di Selat Hormuz |
|
|---|