Video
Video: Sidang Anggaran Militer AS Memanas, Menhan Lloyd Austin Diteriaki Kriminal oleh Demonstran
Menteri Pertahanan AS dihujani kecaman hingga diteriaki sebagai "kriminal" oleh massa yang menolak keterlibatan militer lebih jauh
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Tensi geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat mencapai titik didih, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
Di Washington, sidang pembahasan anggaran militer berubah menjadi ajang protes yang riuh saat Menteri Pertahanan AS dihujani kecaman hingga diteriaki sebagai "kriminal" oleh massa yang menolak keterlibatan militer lebih jauh.
Di saat yang sama, ancaman perang terbuka di Timur Tengah semakin nyata setelah Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa babak baru konflik akan menjadi bencana besar bagi dunia.
Baca juga: Melati Erzaldi Jadi Sasaran Ancaman Pembunuhan, Pelaku Diduga Terkait Aksi Kriminal di Babel
Kondisi semakin rumit bagi Gedung Putih karena keretakan di internal sekutu Barat mulai terlihat; Jerman secara mengejutkan mulai mengambil langkah yang berseberangan dengan AS di Selat Hormuz akibat kekecewaan terhadap kebijakan NATO era Trump.
Sementara itu, dari dalam Teheran, Mojtaba Khamenei menegaskan posisi tawar yang tidak tergoyahkan terkait program nuklir dan rudal mereka.
Dengan proposal serangan "singkat dan ampuh" milik militer AS yang kini sudah berada di meja hijau, dunia kini menanti apakah diplomasi masih memiliki ruang, ataukah blokade di Selat Hormuz akan menjadi pemicu ledakan konflik global yang tak terelakkan.
(Bangkapos.com)
| Video: AS Dipermalukan! Jet Jadul Iran Bobol Sistem Pertahanan Berlapis, Pangkalan di Kuwait Hancur |
|
|---|
| Video: Hormuz Memanas, Iran Siapkan Kejutan Buka Senjata Rahasia, Ancam Bakar Kapal Perang AS |
|
|---|
| Video : Tangis Haru Iringi Pelepasan 291 Jemaah Haji Pangkalpinang ke Tanah Suci |
|
|---|
| Video : Ketua Parlemen Iran Tantang AS Perpanjang Blokade 30 Hari, Selat Hormuz Kian Memanas |
|
|---|
| Video : Kapal induk nuklir AS tinggalkan Timur Tengah Setelah Iran Mengklaim Memiliki Senjata Baru |
|
|---|