Senin, 8 Juni 2026

Video: Iran Luncurkan 7 Rudal ke Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Netanyahu tampak memberikan gestur jempol di samping peti mati yang diselimuti bendera Amerika Serikat

Tayang:
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah

BANGKAPOS.COM -- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan rudal yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain pada Sabtu (6/6/2026) pagi waktu setempat.

Aksi tersebut disebut sebagai respons atas serangan yang sebelumnya dilakukan AS terhadap instalasi radar Iran di Pulau Goruk dan Pulau Qeshm beberapa jam sebelumnya.

Dalam rekaman yang dipublikasikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), terlihat rudal yang akan diluncurkan ditempeli foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Baca juga: Kunci Jawaban 15 Contoh Soal SAT/PAT Bahasa Inggris Kelas 11 SMA Terbaru Semester 2

Pada gambar tersebut, Netanyahu tampak memberikan gestur jempol di samping peti mati yang diselimuti bendera Amerika Serikat.

Video itu juga menampilkan sejumlah gambar tokoh Iran yang disertai pesan-pesan bernada balasan terhadap pihak yang dianggap sebagai musuh negara tersebut.

IRGC mengungkapkan sedikitnya tujuh rudal ditembakkan ke sejumlah fasilitas militer AS yang berada di Kuwait dan Bahrain.

Menanggapi serangan tersebut, kedua negara segera mengaktifkan sistem pertahanan udara mereka sebagai langkah antisipasi.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan yang ditimbulkan. Namun, otoritas setempat dilaporkan telah mengimbau masyarakat untuk segera mencari tempat perlindungan demi alasan keamanan.

Pemerintah Kuwait mengecam tindakan Iran dan menyebut serangan tersebut sebagai ancaman langsung terhadap keselamatan warga negaranya.

Menurut Kuwait, serangan rudal itu merupakan bentuk eskalasi serius yang berpotensi memperburuk situasi keamanan kawasan sekaligus dianggap melanggar kedaulatan negara.

Kecaman serupa juga datang dari Arab Saudi. Negara tersebut menilai serangan Iran terhadap Kuwait dan Bahrain sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan berisiko meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk. 

(YouTube/Bangkapos.com Official)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved