Minggu, 14 Juni 2026

Video: F-35A Milik AS Kirim Kode 7700 Saat Bertugas Dekat Selat Hormuz

Dalam dunia penerbangan, kode 7700 digunakan sebagai tanda adanya kondisi darurat yang membutuhkan perhatian segera

Tayang:

BANGKAPOS.COM -- Sebuah jet tempur siluman F-35A Lightning II milik Angkatan Udara Amerika Serikat dilaporkan melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab (UEA), setelah mengirimkan sinyal darurat saat menjalankan misi di sekitar Selat Hormuz.

Mengutip laporan Defence Security Asia (DSA), pesawat tersebut mengaktifkan kode darurat penerbangan atau squawk 7700 ketika sedang beroperasi di kawasan yang dikenal sebagai salah satu jalur strategis dunia tersebut.

Dalam dunia penerbangan, kode 7700 digunakan sebagai tanda adanya kondisi darurat yang membutuhkan perhatian segera dari pengatur lalu lintas udara. Penggunaan kode ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan teknis, masalah sistem pesawat, hingga kondisi lain yang memerlukan tindakan cepat.

Baca juga: Harga HP Samsung A57 dan A37 Pertengahan Juni 2026 Cuma Segini, Series A Spek Oke Makin Affordable

Baca juga: Kasus dr Ratna Setia Asih Berdampak pada 1.285 Dokter di Bangka Belitung

Baca juga: Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Mulai Cair, Cek Status Penerima Lewat HP dengan NIK KTP

Meski demikian, pengiriman kode darurat tidak serta-merta menandakan pesawat mengalami serangan atau insiden tempur.

Peristiwa ini menarik perhatian karena melibatkan F-35A, salah satu pesawat tempur paling canggih yang dimiliki Amerika Serikat, serta terjadi di tengah situasi keamanan yang sensitif di kawasan Timur Tengah.

Penerbangan Hanya Berlangsung Beberapa Menit
Berdasarkan data pelacakan penerbangan yang beredar di kalangan analis Open Source Intelligence (OSINT), pesawat dengan nomor registrasi 13-5067 dan callsign "F35LTNG" melakukan penerbangan malam pada 11 Juni 2026.

Namun, penerbangan tersebut berlangsung singkat. Pesawat dilaporkan hanya berada di udara sekitar 12 hingga 13 menit sebelum akhirnya kembali ke Pangkalan Udara Al Dhafra setelah mengirimkan kode darurat.

Durasi yang relatif pendek itu memunculkan dugaan bahwa kendala yang dialami kemungkinan terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas atau pada tahap awal pelaksanaan misi.

Meski menghadapi situasi darurat, pesawat dilaporkan berhasil mendarat dengan selamat. Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban maupun kerusakan besar pada pesawat.

Penyebab Insiden Belum Diungkap
Sampai sekarang, pihak Angkatan Udara Amerika Serikat, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), maupun Pentagon belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai penyebab aktivasi kode darurat tersebut.

Minimnya informasi resmi membuat berbagai spekulasi bermunculan di media sosial maupun forum-forum pertahanan.

Sejumlah akun dan kanal yang kerap mengangkat narasi pro-Iran maupun pro-Rusia mengaitkan insiden tersebut dengan meningkatnya tekanan terhadap operasi militer Amerika Serikat di sekitar wilayah pertahanan Iran.

Namun demikian, hingga kini belum ada bukti independen yang menunjukkan bahwa F-35A tersebut terkena serangan, ditembak jatuh, atau terlibat dalam pertempuran udara.

Karena itu, penyebab pasti pendaratan darurat masih menunggu penjelasan resmi dari otoritas militer Amerika Serikat.

(Bangkapos.com/YouTube)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved