Video
Video: Israel Disebut Hadapi Gelombang Boikot Terbesar dalam Sejarah Modern
Situasi tersebut bahkan disebut sebagai salah satu gelombang tekanan internasional terbesar yang pernah dihadapi Israel
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Israel dilaporkan menghadapi tekanan internasional yang semakin besar dalam beberapa bulan terakhir.
Berbagai bentuk boikot hingga sanksi dari sejumlah negara disebut meningkat sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.
Mengutip laporan yang disampaikan media Israel, Yedioth Ahronoth, situasi tersebut bahkan disebut sebagai salah satu gelombang tekanan internasional terbesar yang pernah dihadapi negara itu dalam sejarah modern.
Tekanan yang muncul tidak hanya berasal dari sektor diplomatik, tetapi juga merambah ke bidang ekonomi, budaya, hingga kerja sama internasional.
Salah satu langkah terbaru datang dari Prancis yang dilaporkan memberlakukan pembatasan masuk terhadap sejumlah pejabat senior Israel, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.
Baca juga: Video: F-35A Milik AS Kirim Kode 7700 Saat Bertugas Dekat Selat Hormuz
Baca juga: Update Harga BBM Hari Ini 14 Juni 2026 di Seluruh Indonesia, Ini 2 Jenis BBM Terpantau Naik
Baca juga: Harga Pertamax Naik, Pasokan Pertalite di Sejumlah Daerah Cepat Habis hingga Memicu Antrean Panjang
Kebijakan tersebut disebut berkaitan dengan sikap dan dukungan kedua pejabat itu terhadap perluasan permukiman serta isu aneksasi wilayah Tepi Barat.
Selain Prancis, sejumlah negara Barat lainnya juga mulai mengambil langkah serupa.
Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Norwegia, dan Irlandia dilaporkan telah menjatuhkan berbagai bentuk sanksi terhadap sejumlah individu maupun kelompok pemukim ekstremis yang terkait dengan konflik di wilayah Palestina.
Laporan Yedioth Ahronoth juga menyoroti meningkatnya pengaruh gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) sejak peristiwa 7 Oktober 2023.
Jika sebelumnya dampak gerakan tersebut dinilai masih terbatas, kini kampanye boikot disebut semakin meluas dan menyasar berbagai sektor.
Tidak hanya pada bidang ekonomi, tekanan juga terlihat di ranah budaya dan olahraga. Sejumlah seniman, penulis, hingga kelompok masyarakat internasional dilaporkan menyerukan pembatasan kerja sama dengan Israel.
Di sisi lain, muncul pula berbagai kampanye yang mendorong agar Israel dikeluarkan dari sejumlah ajang internasional, termasuk kompetisi budaya dan olahraga dunia seperti Eurovision maupun FIFA.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa perang Gaza tidak hanya berdampak pada situasi keamanan kawasan, tetapi juga memengaruhi posisi diplomatik Israel di mata sebagian komunitas internasional.
(Bangkapos.com/YouTube)
| Video: Israel Diguncang Boikot Global Terbesar dalam Sejarah, Negara Barat Mulai Tolak Netanyahu |
|
|---|
| Video: AS-Israel Terdesak! Jet Tempur F-35 Kirim Kode Darurat 7700, Rudal Iran Terobos Pusat Udara |
|
|---|
| Video: Rudal Jumbo Iran Terobos 3 Pangkalan AS, 18 Target Militer Hancur, Bidik Jet F-35 hingga F-16 |
|
|---|
| Video: Rentetan Rudal Iran Hantam Israel, Eks Komandan AL: Kerusakan Besar, Daya Hancurnya Berbahaya |
|
|---|
| Video: Kian Membara! Iran Habisi Armada yang Nekat Lewat Selat Hormuz, Ledakan 2 Kapal Dahsyat |
|
|---|