BangkaPos/

5 Bulan Berlalu, Pemuda Muhammadiyah Pesimis Polisi Ungkap Kasus Novel Baswedan

"Merujuk pada kasus-kasus yang diduga melibatkan pihak yang memiliki kekuasaan politik atau pemilik Senjata Polisi seringkali kesulitan ..."

5 Bulan Berlalu, Pemuda Muhammadiyah Pesimis Polisi Ungkap Kasus Novel Baswedan
ANTARA FOTO/MONALISA
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (kiri) bersama istri Rina Emilda (kanan) dan anak bungsunya saat ditemui di Singapura, Selasa (15/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mencatat sudah 154 hari atau 5 Bulan, kasus penyerangan dengan air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berlalu.

Baca: Astaga, Lihat Kanan Kiri, Pasangan Ini Lakukan Aksinya Sambil Berdiri di Gang Sepi saat Siang Bolong

Baca: Begini Kondisi Selebriti Mandarin Era 90-an yang Masih Mempesona, No 4 Tak Pudar, No 2 Beruban

Namun, hingga kini kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan belum terungkap. 

"Semakin membuat kami pesimis Polisi punya itikad baik mau menuntaskan kasus ini," ujar Dahnil Simanjuntak kepada Tribunnews.com, Senin (11/9/2017).

Bagi Dahnil Simanjuntak, lamanya penuntasan kasus Penyerangan Novel Baswedan bukan masalah kesulitan teknis penyidikan.

Tapi, imbuhnya, diduga lebih Karena masalah itikad baik kepolisian mau menuntaskan kasus Penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Baca: Daftar CPNS, Ini Dia Instansi yang Memberikan Tunjangan Lebih Hingga dari Rp100 Juta Per Bulan

"Merujuk pada kasus-kasus yang diduga melibatkan pihak yang memiliki kekuasaan politik atau pemilik Senjata Polisi seringkali kesulitan menyelesaikan kasus tersebut," katanya.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help