Videonya Lagi Heboh Nih, TKW Disekap Lalu Diginiin Gegara Tak Mau Layani Hasrat Pria

Jamel menuliskan TKW itu disekap dan disiksa karena tak mau melayani pria hidung belang.

Videonya Lagi Heboh Nih, TKW Disekap Lalu Diginiin Gegara Tak Mau Layani Hasrat Pria
Facebook
TKW disekap dan dipukul sejumlah pria. 

BANGKAPOS.COM - Tenaga Kerja Wanita (TKW) harus bertaruh dengan risiko besar di negeri orang.

Sudah banyak kabar bahwa TKW diperlakukan secara tak manusiawi oleh majikannya.

Mulai dari kasus penyiksaan, tindakan asusila, dan masih banyak lagi.

//

Namun, hal tersebut tetap dilakukan demi meraup rupiah.

Baca: Video Cewek Begituan dengan Pacar Terbongkar, Awalnya Teman Minta Copy Video Lucu

Nah, kejadian tak menyenangkan kembali terulang lagi dialami oleh para TKW.

//

Dilansir Grid.ID dari akun Facebook Jamel, yang mengunggah para TKW disekap dan disiksa.

Video itu dibagikannya pada 6 Januari 2018.

Video yang diunggah di facebook
Video yang diunggah di facebook ()

Yang lebih geram lagi, Jamel menuliskan TKW itu disekap karena tak mau melayani pria hidung belang.

Maka dari itu, para TKW disekap dan dihajar.

Dalam video tersebut terlihat ada bukan hanya satu, melainkan ada beberapa TKW.

Baca: Mama Muda Karyawati BRI Tewas Mengenaskan, Ini Bukti dan Kesaksian Soal Dugaan Korban Bunuh Diri

Tkw dipukul oleh pria
Tkw dipukul oleh pria 

Mereka terlihat berada di suatu ruangan.

Di situ juga ada beberapa pria yang mengunmpatkan kata-kata kasar ke para TKW.

Di video tersebut para pria juga terlihat mengayunkan beberapa pukulan ke TKW.

Baca: Suami Pergoki Istri Pacaran dengan Lelaki Lain Lalu Berkelahi di Tengah Keramaian, Lihat Videonya

()

Namun, tak jelas dari mana asal TKW itu berasal.

Tak ada kejelasan pula di mana insiden ini terjadi.

Tkw dipukul oleh pria
Tkw dipukul oleh pria ()

Melihat video tersebut para netizen pun geram.

"Dasar manusia banci," tuylis akun Rafa Azayan.

"Biadab," komentar akun Faiz Mahfur. (Grid.ID)

Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help