Protes Ustadz Abdul Somad: Tolong Jangan Kacaukan Kajian Saya, Jangan Seret Kemana-mana!

Ustadz Abdul Somad Prostes: Tolong Jangan Kacaukan Kajian Saya, Jangan Seret Kemana-mana!

facebook.com/UstadzAbdulSomad
Ustaz Abdul Somad dalam balutan pakaian Gayo, di Lapangan Meusara Alun, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (9/11/2018). 

BANGKAPOS.COM -- Permintaan Ustadz Abdul Somad saat menyampaikan ceramah di Batam, Minggu (3/2/2019) minta agar tidak diseret kemana-mana. 

Diduga hal ini terkait dengan tantangan imam salat pada calon presidenPilpres 2019  Jokowi dan Prabowo Subianto yang membuat Ustadz Abdul Somad bereaksi. 

Ustadz Abdul Somad bahkan menegaskan dirinya bukan orang politik atau orang partai. 

Ceramah Ustadz Abdul Somad di Batam itu diunggah di channel Youtube Tafaqquh yang membahas tema Antara Taubat dan Hijrah.

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan bahwa setiap yang lahir dalam keadaan Islam.

"Ini Ustadz Somad ngawur ini. Orang kalau lahir di dunia itu kalau dibilang Islam syahadatnya kapan?," kata Ustadz Somad.

Surat Tulisan Tangan Bahar bin Smith Beredar: Penjara yang Kalian Anggap Neraka, bagi Kami Surga

Menjawab pertanyaan itu, Ustadz Abdul Somad bercerita mengenai pengumuman sehabis solat Jumat disampaikan ke Jemaah jangan dulu pulang ke rumah.

Dalam pengumuman itu disampaikan akan menyaksikan ada yang mau bersyahadat dipimpin oleh tuan imam.

Sang calon muallaf ditanya apakah dirinya masuk Islam tanpa ada paksaan, lalu sanggup tanda tangan di atas materai Rp 6 ribu.

Setelah dijawab masuk Islam karena Allah. Dia pun bersyahadat.

"Itu baru bersyahadat. Kalau anak bayi kecil Islam, kapan dia bersyahadat? Kapan dia bersyahdat? Bapak kapan terakhir bersyahadat?," kata Ustadz Abdul Somad.

"Tadi," kata Ustadz Abdul Somad seraya membacakan doa tasyahud.

Cara Mudah Hilangkan Status Sedang Mengetik atau Typing di WhatsApp, Ini Tricknya

Saat sampai di kalimat syahadat, Ustadz Abdul Somad mengangkat jari telunjuknya.

"Bersyahadat tu begini, bukan begini," kata Ustadz Abdul Somad menunjukkan jari telunjuk dan jempolnya.

Hal itu sontak membuat jemaah tertawa. Pekik takbir kemudian terdengar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved