Selasa, 7 April 2026

Pemkot Pangkalpinang Raih Penghargaan Nasional

Pemerintah Kota Pangkalpinang berhasil meraih penghargaan dari Presiden Republik Indonesia.

Editor: fitriadi
Citizen Reporter, Rico Ariputra (PNS Pemkot Pangkalpinang)

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang berhasil meraih penghargaan dari Presiden Republik Indonesia dalam hal evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tahun 2012.

Penghargaan diterima Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Pangkalpinang H. Hasan Basry SH dari Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar bertempat di Balai Kartini Jakarta, Kamis 28 Maret 2013.

"Alhamdulillah untuk evaluasi AKIP tahun 2012, Pemkot Pangkalpinang memperoleh nilai yang cukup baik dengan predikat CC. Dari seluruh kabupaten/kota, hanya 104 daerah yang mendapat predikat CC dan salahsatunya Kota Pangkalpinang," ungka Asisten Pemerintahan Pemkot Pangkalpinang Romli Zarkasi SH, Senin (1/4/2013).

Romli menjelaskan, untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hanya Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah yang mendapat predikat CC. Penilaian ini menurutnya diorientasikan dari aspek perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan capaian kinerja pemerintah daerah.

"Walaupun secara keseluruhan sudah cukup baik, namun masih ada beberapa aspek yang harus dibenahi oleh Pemkot Pangkalpinang pada tahun 2013 ini. Beberapa kelemahan kita yakni pada aspek pengukuran, evaluasi dan pelaporan kinerja," lanjut Romli.

Mantan Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang ini mengungkapkan, dari seluruh kabupaten/kota  di Indonesia, hanya dua Pemda yang mendapatp redikat B yakni, Pemkot Sukabumi dan Pemkab Sleman, 104 mendapat CC, 256  pemda mendapat predikat C, 76 pemda mendapat predikat D dan 56 pemda tidak memenuhi kriteria evaluasi.

"Untuk perbaikan dan pembenahan AKIP Kota Pangkalpinang ini, kita terus tindak lanjuti, salah satunya dalam forum coffee morning. Pada forum tersebut, kita sudah bicarakan beberapa hal berkenaan dengan AKIP, " ujarnya.
.
Menurutnya, permasalahan dan kelemahan dari berbagai sisi, misalnya sinkronisasi dokumen perencanaan SKPD dengan RPJMD mutlak harus dibenahi. Saat ini Bappeda Kota Pangkalpinang sedang merumuskan RPJMD Kota Pangkalpinang periode berikutnya.

"Momen ini saya pikir cukup tepat untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi. Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang memadai harus diperhatikan betul-betul oleh semua pihak sebab IKU inilah yang menjadi dasar utama dalam penyelenggaraan pembangunan jangka menengah daerah," papar Romli.

Ia berharap prestasi ini tidak membuat Pemkot Pangkalpinang berhenti berbuat dan berkreasi, sebab prestasi ini menurutnya bisa dijadikan motivasi bagi seluruh satuan kerja perangkat daerah Kota Pangkalpinang agar lebih baik di kemudian hari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Puasa : Muhasabah Kehambaan

 

Literasi Ramadan

 

Polri dan Pelayanan Publik

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved