Jangan Rebus Botol Susu Bayi Anda Karena Berbahaya
Plastik jenis ini, jika direbus, ada kemungkinan akan melepaskan residu senyawa kimia yaitu bisphenol-A (BPA) yang sangat berbahaya
BANGKAPOS.COM - Kalangan ibu-ibu sering sekali merebus dot atau botol susu bayi. Alasannya supaya steril, sekaligus menghindarikan bayi dari terjangkitnya sakit diare.
Tahukah anda, ternayta kebiasaan tersebut keliru? Jadi, mulai sekarang, sebaiknya tinggalkan kebiasaan tersebut. Lho, mengapa?
BACA: Ponsel Android LG Ini Dijual Rp 130.000
Ahli gizi dari Rumah Sakit Daerah (RSUD) Umum Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Pramono mengatakan, kebanyakan botol susu bayi terbuat dari plastik jenis Polikarbonat (PC).
Plastik jenis ini, jika direbus, ada kemungkinan akan melepaskan residu senyawa kimia yaitu bisphenol-A (BPA) yang sangat berbahaya.
BACA: Fantastis, Headphone Buatan Tangan Ini Dihargai Rp 736 Juta
"Zat kimia tersebut bisa berbahaya pada sistem reproduksi, saraf dan sistem daya tahan tubuh pada proses perkembangan anak, seperti menyebabkan kanker," tulis Pramono di grup Gerakan Sadar Gizi.
Pramono juga menjelaskan, kebiasaan merebus botol susu juga menyebabkan Endocrine Disrupter yang menganggu sistem hormon tubuh.
Endocrine Disruptors merupakan zat yang mengganggu sintesis, sekresi, transportasi, ikatan, tindakan, atau penghapusan hormon alami dalam tubuh manusia yang antara lain berfungsi untuk mengatur perilaku, mendukung kesuburan dan pemeliharaan metbolisme sel secara normal.
BACA: Mealworm Si Pemangsa Styrofoam
Komisi Eropa sempat memberlakukan peraturan tentang pembatasan kadar kandungan zat bahan pangan hasil pertanian yang dapat dikategorikan sebagai Endocrine Disruptors (ED).
Semua produk yang mengandung ED dan potensial mengandung ED dilarang masuk ke pasar UE.
Namun peraturan itu, dibahas ulang Februari 2014, karena terjadi penurunan nilai perdagangan produk pertanian/pangan dunia sebesar 65,3 miliar euro.
Endocrine Disruption Chemical (EDC) merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada sistem endokrinologi dan reproduksi pada manusia, yang disebabkan oleh bahan kimia yang bersifat karsinogen dalam makanan.
Endocrine Disruption Chemical antara lain terdapat pada styrofoam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/minum-susu_20151118_112321.jpg)