Rabu, 6 Mei 2026

Jangan Rebus Botol Susu Bayi Anda Karena Berbahaya

Plastik jenis ini, jika direbus, ada kemungkinan akan melepaskan residu senyawa kimia yaitu bisphenol-A (BPA) yang sangat berbahaya

Tayang:
BUAHHATI.CO
Ilustrasi 

Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang, tahun 2013 mengungkapkan, bahaya residu styrofoam dalam makanan secara ilmiah bahwa styren dimer dan styren trimer terbukti dapat menyebabkan Endocrine Disruption.

Menurut Pramono, merebus dot berhubungan dengan kesehatan pertumbuhan dan fungsi organ-organ tubuh menimbulkan bahaya.

Lantas bagaimana menyikapinya?

Pramono menyarankan, orangtua bijak memilih Botol susu yang aman.

Botol plastik yang aman untuk anak adalah botol yang berlambang #2 HDPE, #4 LDPE and #5 PP.

Plastik tersebut dibuat dari polypropylene atau polyethylene yang diketahui tidak melarutkan karsinogen, zat penyebab kanker.

Untuk mengetahuinya Anda tinggal melihat lambang #2, #4 dan #5 yang berada di bagian bawah botol.

Perlu juga diketahui, sebaiknya tidak dicuci menggunakan sikat keras yang dapat menggores bagian dalam botol sehingga melepaskan senyawa berbahaya.

Waspadai jika botol susu sudah berubah menjadi buram, bisa jadi bagian dalamnya sudah tergores.

Lebih baik botol susu bayi diganti setiap beberapa bulan sekali.

Mencuci botol susu plastik agar steril maka botol sebelum digunakan dengan menggunakan alat steril khusus atau mengocoknya dengan air panas untuk membunuh bakteri jangan merebusnya, sebaiknya cukup dibilas air mendidih beberapa saat.

Cara Memanaskan Botol Susu

Apapun isi botol si kecil baik susu formula atau ASI, pelajari cara memanaskan botol.

Dikutip TribunKaltim.co dari parentsindonesia.com, silakan perhatikan hal-hal berikut ini saat memanaskan botol susu formula:

1. Beli penghangat botol

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved