Breaking News:

Risiko Mengerikan Membungkus Makanan Panas dengan Plastik

Penelitian telah membuktikan bahwa semua bentuk plastik dapat melepaskan berbagai bahan kimiawi ketika mereka dipanaskan.

Editor: fitriadi
Istimewa
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Benda-benda yang berbahan dasar plastik telah menjadi salah satu penolong dalam kehidupan sehari-hari.

Di manapun Anda tinggal atau bekerja, plastik hampir pasti ada di sekitar Anda.

Mulai dari plastik pembungkus makanan, kantung plastik untuk membawa barang, plastik kontainer makanan, botol minuman, maupun sendok dan garpu plastik.

Berbicara tentang kegunaan plastik pembungkus makanan, apakah ini merupakan fenomena yang sering Anda temukan? Lalu, apakah Anda sering membeli makanan, kemudian makanan tersebut dibungkus menggunakan plastik?

Apakah makanan yang dibungkus dengan plsatik tersebut suhunya cukup panas?

Bila jawaban Anda “Ya”, maka alarm tanda bahaya harus dibunyikan. Tinggalkan kebiasaan tersebut saat ini juga, karena akibatnya bisa sangat buruk bagi kesehatan Anda.

Penting untuk Anda ketahui, penelitian telah membuktikan bahwa semua bentuk plastik dapat melepaskan berbagai bahan kimiawi ketika mereka dipanaskan.

Plastik dibuat dari minyak bumi dengan campuran berbagai bahan kimia. Salah satu momen di mana terjadinya migrasi/perpindahan bahan kimia tersebut ke makanan adalah saat plastik berkontak dengan benda bersuhu tinggi/dipanaskan.

Beberapa bahan kimia yang dapat terlepas saat plastik berkontak dengan benda bersuhu tinggi, misalnya adipate, phthalate, dan Bisphenol-A (BPA).

Saat ini masih banyak produk plastik yang masih mengandung bahan kimia BPA tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved