Kulit Gatal-gatal Akibat Alergi dan Iritasi? Begini Cara Mengobatinya
Peradangan kulit tidak mengancam jiwa atau menular, tapi dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman dan percaya diri.
Hal ini dikarenakan efek samping salep dan diagnosis dikarenakan dermatitis kontak mirip gejala dengan jamur. Jamur tidak boleh diberikan hanya kortikosteroid saja karena akan berefek semakin menyebarnya jamur.
Sumber lainnya dari wikihow.com, pengobatan untuk dermatitis tergantung pada jenisnya. Meskipun Anda bisa dan harus mengobati gejala yang Anda alami, diagnosis yang tepat (idealnya dengan bantuan dokter) akan membantu Anda mengatasi sumber penyebab agar bisa mengurangi tingkat keparahan dan mencegah dermatitis kambuh lagi.
Mengobati Dermatitis Kontak (Alergi Kulit atau Iritasi)
1. Bersihkan kulit Anda, terutama bagian yang terdapat ruam. Gunakan air hangat banyak-banyak untuk menghilangkan iritasi yang tersisa.[1] Gunakan sabun yang lembut sedikit saja atau tidak menggunakan sabun sama sekali.
Peringatan: lewati langkah ini bila ruam disebabkan oleh terlalu sering menggosok kulit atau sering terkena air.
2. Hindari kontak dengan penyebabnya. Prioritas utama Anda adalah mengenali dan menyingkirkan penyebabnya. Kosmetik, parfum, produk untuk rambut, dan perhiasan logam adalah penyebab umum dermatitis, seperti halnya detergen, sabun, dan cairan pembersih rumah.
Jika Anda tidak tahu pasti apa penyebab dermatitis Anda, hindari produk-produk ini sebisa mungkin atau beralih ke alternatif lain yang lebih lembut dan tanpa pewangi.
Bila Anda alergi terhadap lateks, jangan gunakan pakaian dengan karet terbuka yang langsung bersentuhan dengan kulit, kondom, dan sarung tangan karet.
Jika ruam disebabkan oleh alergi terhadap nikel (atau jenis logam lain), Anda dapat mengoleskan cat kuku bening pada logam di baju atau ikat pinggang Anda untuk mencegah kontak dengan kulit.
Mungkin Anda juga harus mengikuti diet rendah logam tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran diet yang sesuai bagi Anda.
3. Bila Anda tidak bisa menghindari kontak, gunakan krim penghalang. Krim penghalang bisa mencegah iritasi menyentuh kulit bila dermatitis Anda disebabkan oleh bahan yang Anda gunakan untuk bekerja atau Anda kesulitan menghindarinya.
Kondisi kerja dan penyebab iritasi yang berbeda membutuhkan krim penghalang yang berbeda pula. Konsultasikan dengan dokter untuk saran terbaik.
4. Minum antihistamin sebelum tidur. Untuk rasa gatal parah, obat tidur antihistamin seperti Benadryl dapat membantu Anda untuk tidur dan meredakan rasa gatal sehingga Anda tidak menggaruk saat tidur.
Jangan menggunakan antihistamin oles karena telah terbukti memperparah alergi dermatitis kontak.
5. Gunakan salep, losion atau krim pelembap. Gunakan salep setiap tiga sampai empat jam pada kulit yang sangat kering. Untuk area yang tidak terlalu parah, gunakan krim atau losion. Anda mungkin harus menggunakannya sebagai ganti sabun dengan mengikuti petunjuk pemakaian atau dokter Anda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gatal_20160710_203617.jpg)