KNPI Bangka Tolak Serbuan KIP ke Pantai Rebo
KNPI Kabupaten Bangka menolak secara tegas serbuan masuknya Kapal Isap Produksi (KIP) yang akan beroperasi di Pantai Rebo
Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
"Kami tetap menolak Pantai Rebo dan sekitarnya sebagai kawasan kapal isap, penambangan tetap akan kita tolak. Itu yang menjadi kata kunci kita. Kita meminta itikad baik pihak perusahaan duduk satu meja dengan KNPI, pemerintah, masyarakat desa untuk membicarakan aspek-aspek sosial apabila memang rencana ini jadi," saran Ujang.
Pihaknya tidak membicarakan masalah fee karena saat tahun 2015 lalu KNPI mengadakan kegiatan hewan kurban pada saat Hari Raya Idul Fitri Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana dan Sekda Bangka H Fery Insani yang masing-masing menyumbang satu ekor sapi tetapi justru pihak perusahaan hanya menyumbang satu ekor kambing.
"Informasinya PT ACL, kita tidak tahu siapa yang punya. Saya hanya ingin mengatakan selama ini belum jelas dampak sosialnya yang akan timbul jadi kita minta ditunda," kata Ujang.
Oleh karena itu, dia minta kepada komisi amdal dari BLH Kabupaten Bangka untuk memperbanyak catatan dan jangan dilakukan dulu sidang akhir penetapan tentang penetapan penilaian amdal karena ini rekomendasi bupati.
"Kalau tim penilaian amdal ini mengatakan layak maka tidak ada yang bisa melarang bupati untuk menyatakan menolak," ungkap Ujang.
Apalagi sebelumnya, pihak DPD II KNPI Kabupaten Bangka juga sudah menyelesaikan dalam bentuk kajian akademisi bersama Institut Pertanian Bogor dikomandoi oleh DR Arif mengenai penambangan di laut. Kajian ilmiah tersebut sudah dipresentasikan kepada instansi-instansi terkait di Pemkab Bangka.
"Khusus untuk wilayah Pantai Rebo dan sekitarnya ingin membuat kajian secara bersama-sama ada beberapa elemen duduk satu meja untuk membicarakan rencana masuknya kapal isap di lokasi ini. Disitu sudah ada paket wisata, lokasi wisata kecuali kita akan sonding ada pantai, wisata religi, wisata kuliner, dan ada wisata tambang mau nggak ini. Kalau mau jadi paket wisata kita kelola bersama-sama. Orang melihat pantai, Bangka ini penghasil timah, bagaimana cara orang ngambil timahnya kita bawa ke lokasi tambang ke kapal isap atau tambang rakyat," saran Ujang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ketua-knpi-kabupaten-bangka-ujang-suprianto_20160725_162145.jpg)