Jumat, 5 Juni 2026

Orang Bangka Belitung Minta Ahok Minta Maaf Gara-gara Ini

"Kalau ‎Ahok mau seperti itu silakan, tapi jangan bawa-bawa nama Bangka Belitung. Saya minta Ahok minta maaf,"

Tayang:
Facebook/Bayu Hardiyanto
Meme Ahok yang diposting Bayu Hardiyanto menjadi viral. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Politisi PKS Babel Aksan Visyawan protes atas pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang mengaku kebiasaan bertutur kata kasar didapat dari kampung halamannya, Bangka Belitung.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Babel itu, bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta‎ tersebut jangan menyeret-nyeret nama Bangka Belitung, atas perilakunya berkata kasar.

"Saya sebagai warga asli Bangka Belitung, protes atas pernyatan Ahok, yang menyebutkan ucapan kasas dari mulutnya karena kebiasaan masyarakat di Babel. Perlu diketahui, tidak semua masyarakat Bangka Belitung berbicara kasar seperti Ahok," tegas Aksan‎ kepada bangkapos.com, Jumat (26/8/2016).

"Kalau ‎Ahok mau seperti itu silakan, tapi jangan bawa-bawa nama Bangka Belitung. Saya minta Ahok minta maaf," ujarnya seraya menambahkan tidak ada persoalan politis terkait protes dirinya terhadap Ahok.

Sebelumnya, Ahok saat peresmian Rumah Lembang kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebagai posko pemenangan pilkada, Kamis (25/8/2016) di depan pendukungnya berjanji akan bertutur kata lebih santun.

"Kebiasaan di kampung saya ngomong-ngomong kotor sudah tidak keluar lagi. Terima kasih yang sudah menasehati," ujar Ahok, Kamis (25/8/2016).

Biasanya dia kerap melontarkan kata-kata kasar begitu ada yang mengkonfrontirnya dengan Lulung.
Kini, diakuinya sudah bisa membalas dengan bijak pernyataan Lulung, misalnya saat Lulung menyebutnya sebagai seorang psikopat.

Ahok yang mengenakan kemeja hitam menyinggung Lulung di atas panggung di depan ratusan pendukung dan para kader partai pendukungnya, Nasdem, Hanura, dan Golkar.

"Sekarang marahin orang senyum-senyum saja. Kayak tadi ada yang nanya, 'mohon maaf pak, dikatain Haji Lulung Psikopat'," ujar Ahok.

"Terus saya jawabnya, 'harusnya psikotes tidak boleh diberikan kepada orang lain. Mungkin itu hasil tesnya beliau (Lulung)'. Hanya karena saking kesel sama Ahok namanya dibaca jadi Basuki Tjahaja Purnama, padahal Abraham Lunggana. Nah, saya sudah pintar jawab begitu," ucap Ahok.

Menurutnya, kebiasan bertutur kata kasar didapat dari kebiasaan di kampung halamannya, Bangka Belitung.

Ahok menyebutkan, bertutur kata yang terkesan kurang sopan sudah terbiasa di kampung halamannya.

Ini Reaksi Netizen Belitung

Sejumlah netizen Belitung meradang melihat tautan yang dibagikan oleh akun facebook bernama Yuni Mustani, Jumat 26 Agustus 2016, pukul 08.12.
Postingan itu menyeret nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved