Breaking News:

Inilah Makna dan Tuah Bambu Unik Junjung Derajat – Songgo Buwono

Di kalangan pengaji ilmu pring (deling), bambu unik dengan spesifikasi seperti ini disebut deling “Junjung Derajat – Songgo Buwono”

Foto: Alex Palit
Bambu Unik Junjung Derajat - Songgo Buwono 

Al hayat (nyawa) adalah manifestasi dari al qudus (roh suci) sebagai tiang utama adalah al idhofi (roh utama). Terkait dengan al qudus (roh suci) yang hanya ditipukan pada (Jibril, Adam, Isa, dan Muhammad).

Sedangkan yang ditiupkan pada manusia yang lain adalah manifestasi dari al qudus (roh suci) yaitu al hayat (nyawa) menjadi sebagai tiang utama dalam ayat nyata ini. Tauhid kemudian berkembang menjadi 4 yaitu (al idhofi, al jasad, al ‘aql, dan an nafsi).

Dalam al idhofi ada roh nyawa yang terkait dengan roh suci. Roh rabani yang selalu jadi ingat pada Sang Pencipta bahwa kita tidak memiliki apa-apa, selalu merindukan Sang Pencipta pusat ketenteraman.

Roh nurani penerang hati, padange ati, pembawa cahaya terang dalam hati membuat tenang. Roh rahmani cinta kasih rohman dan rohim dengan dari diri sendiri, dengan pasangan, dengan anak, dengan keluarga, juga dengan orang lain.

Al jasad terdiri dari jasmani sekujur tubuh, dai kaki sampai ujung rambut, termasuk dalam tubuh.

Al nabati adalah genetik DNA. Al ‘aql adalah inteletual, akal fikiran. An nafsi yang didalamnya roh rewani sukma. Dan roh rohani adalah insting dalam hati untuk memilih naf kanan positif dan naf kiri negatif.

Sementara apa yang disimbolisasikan dalam deling “Junjung Derajat – Songgo Buwono”, di mana sebatang deling bercabang 9 menandai ungkapan makna, yaitu; (1) al hayat, (2) roh rabani, (3) roh nurani, (4) roh rahmani, (5) al jasad, (6) an nabati, (7) al ‘aql, (8) roh rewani sukma, (9) roh rohani.

Adapun jumlah petel 9 tapi ada 4 petel yang utama, karena dari 9 dibagi menjadi 4 bagian utama, yaitu; (1) ar ruh al idhofi, (2) al jasad, (3) ar ruhal ‘aql, dan (4) ar ruh an nafsi.

Begitu urai Ki Astagina. Uniknya bambu unik, selain memiliki nilai artistik sebagai karya seni alami, ternyata siapa sangka juga tersirat kandungan pesan filosofis nilai-nilai kehidupan didalamnya .

Selain dari sisi unik dan keartistikannya, ada yang meyakini bahwa bambu unik dan terbilang langka ini memiliki tuah atau kekuatan energi alami.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved