Bakso Doa Ibu Tergolong Mahal Tapi Tak Pernah Sepi Pembeli, Ini Rahasianya
Menurut Trisno, pemilik warung bakso Doa Ibu, iso babat merupakan salah satu daya tarik bagi pembeli.
“Kalo harga, kita akui memang agak mahal ya mas. Kalo dibandingkan dengan bakso-bakso yang keliling mungkin agak jauh. Kita juga mengikuti perkembangan, kalo harga daging lagi naik ya kita bisa juga (red-ikut naik), karena dari kita campuran dagingnya memang lebih dominan. Alhamdulillah, sampe sekarang si yang beli ya cukup ramai.” Ujar Trisno
Trisno melanjutkan dalam sehari ia bisa menghabiskan 50-75 kg daging sapi.
Warung bakso “Doa Ibu” buka dari pukul 11.00 – 21.00.
Meski begitu, sering juga warung tutup sebelum waktunya karena sudah habis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bakso_20161122_044535.jpg)