Pembunuhan Sadis di Pulomas
Polisi Ambil 5 Ikan Mas dari Kolam di Rumah Dodi Triono, Buat Apa Ya?
Polisi membawa sebuah ember biru yang sudah pecah berisikan lima ekor ikan mas dari kolam ikan di dalam rumah Dodi.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian mengambil lima ekor ikan mas dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan sadis di Jalan Pulomas Utara nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Berdasarkan pantauan wartakotalive.com, petugas yang memakai polo shrit bertuliskan Turn Back Crime keluar membawa sebuah ember biru yang sudah pecah berisikan lima ekor ikan mas dari kolam ikan di dalam rumah.
"Ini ikan mas mau dibawa ke Polsek Pulogadung," ujarnya sambil menaiki sepeda motor meninggalkan lokasi.
Baca: Pelaku Terkecoh Hanya Ambil Power Supply, Rekaman CCTV Kini Ada di Polisi
Sejauh ini belum diketahui buat apa kepolisian mengambil ikan mas tersebut.
Hingga saat ini TKP menjadi tempat tontonan warga, mereka terlihat memarkirkan sepeda motor di pinggir jalanan.
Adapula pedagang minuman dan makanan yang berjualan meramaikan suasana jalanan depan rumah.
Baca: Putri Dodi Triono Melihat Dua Orang Masuk Pekarangan Rumah Todong Sopir
Para pengendara yang melintas pun terlihat berhenti sejenak untuk mengabadikan ke dalam gambar melalui telepon gengamnya.
Emi dan putrinya baru 3 minggu jadi pembantu Dodi
Dua pembantu yang turut menjadi korban dalam kasus penyekapan 11 orang berujung pembunuhan yang menewaskan 6 orang di sebuah rumah di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur, ternyata baru bekerja selama 3 minggu.
Baca: Curahan Hati Putri Dodi Triono Ingin Pembunuh Ayah, Kakak dan Adiknya Dihukum Mati
Pernyataan tersebut disampaikan Bibih, suami Emi (41) sekaligus ayah Santi (22), dua korban yang selamat dalam aksi penyekapan yang menewaskan majikannya itu.
"Baru tiga minggu kerja, belum sebulan," ujar Bibih, saat ditemui di Rumah Sakit Kartika Pulo Mas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Baca: Postingan Terakhir dan Fakta Mengejutkan tentang Dodi Triono
Ia menjelaskan, sang istri dan anaknya itu bekerja di rumah sang arsitek Dodi Triono lantaran dibawa oleh Yanto, seorang supirnya yang juga tewas dalam aksi tersebut.
"Diajak Yanto, supir di situ (rumah Dodi Trianto)," jelasnya.
Ia pun mengaku langsung berangkat ke Jakarta begitu mengetahui sang istri dan anak menjadi korban
Baca: Ternyata Dodi Triono Punya Istri Ketiga Sedang Hamil Tua, Begini Kondisinya Sekarang
Sebelumnya, telah terjadi penyekapan berujung pembunuhan di kediaman arsitek Dodi Triono yang juga menjadi korban tewas dalam aksi keji tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ikan-mas_20161228_144800.jpg)